DAERAHLAMPUNG TENGAH

Ketua TP-PKK Lamteng Berikan Bantuan untuk Keluar TKI

Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Tengah, Mardiana Musa Ahmad saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban TKI yang 17 tahun menghilang, dan dinyatakan meninggal dunia di Arab Saudi. (foto: diskominfo)

LAMPUNG TENGAH-Kekerasan sangat dekat dengan kita. Sejak usia dini, kita sudah diperkenalkan dengan berbagai bentuk tindakan kekerasan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Mardiana Musa Ahmad saat membuka kegiatan koordinasi dan singkronisasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan, di Balai Kampung Banjar Kerta Rahayu, Kecamatan Way Pengubuan kabupaten setempat, Selasa (07/09/2021).

“Mulai kekerasan verbal, kekerasan fisik sampai kekerasan seksual. Tindak kekerasan dapat menimpa siapa saja dari kelompok mana saja,” katanya.

Menurut Mardiana, kekerasan yang dialami perempuan. Disebabkan bukan karena perempuan tersebut lemah, akan tetapi adanya kontruksi sosial dalam masyarakat yang menganggap perempuan lebih lemah dibandingkan laki-laki.

Untuk itu, dia mengajak semua pihak bersama-sama memprioritaskan upaya pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Selain itu, lanjutnya, menyediakan akses layanan bagi perempuan korban kekerasan, untuk mendapatkan perlindungan dan pemenuhan haknya.

“Sesuai kebutuhan korban dan kekerasan yang berlaku,” imbuhnya.

Sementara itu, kepala Dinas PP dan PA Kabupaten Lamteng, Nurliana mengatakan, dalam kegiatan koordinasi dan singkronisasi pelaksanaan kebijakan program serta kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan diikuti oleh Ketua TP-PKK Kampung beserta Ketua Pokja 1 di Kecamatan Way Pengubuan.

Nuliana menambahkan, kegiatan tersebut mengangkat tema “Stop Kekerasan Terhadap Perempuan menuju Lampung Tengah Berjaya”.

Untuk diketahui, usai menghadiri kegiatan tersebut, Ketua TP-PKK Mardiana Musa Ahmad
didampingi Wakil Ketua II TP-PKK Yulita Nirlan, Kepala Dinas PP-PA Nuliana, Kadis Tenaga Kerja Lamteng, Sopyan dan Camat Way Pengubuan, Dahrif Ansori beserta Ketua TP-PKK Way Pengubuan, mengunjungi dan memberikan bantuan kepada salah satu Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kampung Banjar Kerta Rahayu, yang 17 tahun putus hubungan, dan terkahir keluarga mendapatkan kabar korban sudah meninggal dunia di Arab Saudi.(Rendi/Gunawan)

Comment here