
LAMPUNG TENGAH-Sebanyak 845 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) tahun 2021 memilih untuk graduasi mandiri.
Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Kabupaten Lamteng, Haris Fadillah menyatakan, sebanyak 845 KPM PKH yang graduasi mandiri tahun 2021.
Ia mengatakan, artinya ada kesadaran diri. Karena, ada yang lebih layak menjadi KPM PKH.
“Tentunya ini, peran para pendamping PKH di lapangan,” kata Fadillah saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (23/01/2022).
Ia juga menyatakan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat KPM-PKH, Dinsos bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yakni, bisa meminjam modal usaha tanpa bunga.
“KPM bisa menjadi produktif, dan tidak lagi menjadi KPM-PKH,” imbuuhnya.
Fadillah menjelaskan, ada penambahan KPM-PKH, karena dampak pandemi Covid-19. Per November 2021, KPM di Lamteng ada sekitar 71.740.
“Tahun ini, ada penambahan sekitar 3.000-an KPM. Ya, mungkin karena dampak Covid-19 yang membuat perekonomian masyarakat menurun,” katanya.
Sedangkan, Bupati Lamteng Musa Ahmad mengapresiasi KPM-PKH yang graduasi mandiri.
“Saya apresiasi, KPM-PKH yang menyatakan graduasi mandiri. Karena,
PKH ini memang diperuntukkan untuk keluarga yang sangat membutuhkan. Sasarannya, mengentaskan kemiskinan,” katanya.
Kepada KPM-PKH, Musa meminta memanfaatkan program pemerintah untuk berwirausaha produktif.
“Jangan jadikan program pemerintah, untuk mengentaskan kemiskinan dimanfaatkan untuk hal yang kurang bermanfaat atau foya-foya,” tegasnya. (Rendi/Gunawan)












