
TULANG BAWANG-Kabar gembira untuk para santri hafizh quran di Pondok Pesantren (Ponpes). Pasalnya, Polri akan memprioritaskan para santri penghafal Al-Quran itu dalam seleksi penerimaan calon anggota Polri.
Hal tersebut ditegaskan Kapolres Tulang Bawang (Tuba), AKBP Hujra Soemena, dihadapan para santriwan dan santriwati, serta pengasuh Ponpes saat ngopi bareng kiyai, dan pengasuh Ponpes, Senin (07/02/2022).
Ramah tamah yang dikemas dalam acara ngopi bareng itu berlangsung di Ponpes Nurul Ikhlas, Kampung Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tuba.
Kapolres menegaskan, saat ini untuk penerimaan anggota Polri telah di prioritaskan dari santri-santri hafiz quran.
“Apabila ada santri, yang memiliki potensi disarankan untuk mengikuti seleksi. Polri memprioritaskan santri hafizh quran ini,” ungkapnya.
AKBP Hujra mengatakan, jika tugas para kiyai dan ulama adalah tugas yang sangat mulia dalam menjalankan misi agama.
Hujra memastikan, Polres Tuba dan seluruh personelnya siap membantu dan mendukung sepenuhnya peran serta kiay dan ulama.
“Semoga hubungan silaturahmi yang sudah terjalin ini dapat terus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” papar Hujra.
Kapolres juga mengatakan, pihaknya siap membantu memfasilitasi para pengasuh Ponpes yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk mengurus ke Polres Tuba.
“Cukup datang ke Polres, dan akan kami bantu dalam proses penerbitan SIM-nya,” tukasnya.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada para ulama, dan tokoh-tokoh agama yang telah membantu Polri dalam menetralisir isu-isu negatif. Salah satunya, terkait permasalah di GPI Tuba pada 25 Desember 2021 lalu.
“Syukur Alhamdulillah, situasi Kamtibmas di Polres Tuba sampai dengan saat ini masih tetap kondusif,” tandasnya. (Dede/*)












