Dinas PMPPTSP Lamsel Gelar Bimtek LKPM Online dan OSS RBA

LAMPUNG SELATAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Laporan Penanaman Modal (LKPM) Online, dan Online Singel Submission-Risk Baseed Approach (OSS-RBA) dengan melibatkan 240 pelaku usaha serta kepala perbankan, Jumat (20/05/2022).

Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan di aula Sebuku Rumah Dinas Bupati (Rumdisbup) Lampung Selatan tersebut, dibuka Sekdakab Thamrin dan dihadiri oleh Duta Swasembada Gizi Winarni Nanang Ermanto, Ketua DWP Yani Thamrin, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhadi, Kepala Dinas PMPPTSP Achmad Heri, serta Direktur Wilayah I Kementerian Badan Koordinasi Penanaman Modal Agus Joko Saptono.

Kepala Dinas PMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Achmad Hery menyampaikan, tujuan kegiatan Bimtek LKPM Online dan OSS RBA merupakan upaya dalam penuntasan stunting di Kabupaten Lamsel, meningkatkan kepatuhan serta ketaatan pelaku usaha dalam melakukan pelaporan LKPM secara Online dan menciptakan iklim gerakan masyarakat sehat, baik bagi tenaga kerja maupun masyarakat disekitarnya.

Menurutnya, untuk mewujudkannya maka diperlukan kolaborasi dengan pelaku usaha, karena penuntasan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemda tetapi juga peran pelaku usaha sangat dibutuhkan.

“Pelaku usaha, dapat menjadi influencer bagi masyarakat sekitar maupun tenaga kerja sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekdakab Thamrin mewakili Bupati Lamsel mengatakan,
sangat mengapresiasi kegiatan Bimtek LKPM Online dan OSS RBA, sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah Lamsel.

“Bimtek LKPM Online, dan OSS RBA ini sangat penting. Semoga sosialisasi ini, dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bidang penanaman modal, serta memacu dan memotivasi para pelaku usaha untuk terus menananamkan modalnya di Lamsel,,” ujar Thamrin.

Dikatakannya, Pemkab Lamsel selalu memberikan kemudahan kepada masyarakat atau pelaku usaha untuk berinvestasi. Dengan harapan, akan membuat para pelaku usaha atau investor semakin bergairah untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Lamsel.

“Saya berharap, investasi yang masuk tetap harus dikendalikan, agar dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan Lamsel.

Sedangkan, Duta Swasembada Gizi Lamsel, Winarni Nanang Ermanto memberikan pemaparan tentang Gerakan Swasembada Gizi, yang
memiliki program Bank Swasembada menjadi salah satu program penuntasan stunting di Kabupaten Lamsel.

Selanjutnya, Bank ini dapat menjadi tempat ketika para pelaku usaha atau perusahaan melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat.

“Saya harapkan, para pelaku usaha dapat berkolaborasi dengan gerakan Swasembada Gizi,” pungkasnya. (Lim/lmhr/nsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *