Hadiri Pelepasan Keberangkatan 106 Calhaj, Ini Harapan Bupati RAS

Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya menghadiri pelepasan keberangkatan 106 calon jemaah haji (Calhaj), di GSG Pemkab setempat, Selasa (21/06/2022). (foto: ist)
Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya menghadiri pelepasan keberangkatan 106 calon jemaah haji (Calhaj), di GSG Pemkab setempat, Selasa (21/06/2022). (foto: ist)

WAY KANAN-Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya (RAS) melepas keberangkatan 106 calon jemaah haji (Calhaj), dan satu orang pendamping haji, di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat, Selasa (21/06/2022).

Bupati RAS mengharapkan, agar Calhaj senantiasa disiplin mengatur waktu, dan mengikuti arahan pembimbing serta petugas haji yang ditunjuk.

“Para Calhaj, perhatikan jadwal, dan waktu yang telah ditentukan, dan diikuti dengan baik, budayakan untuk selalu tepat waktu dimanapun berada, sehingga tidak ada Calhaj yang tertinggal,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemberangkatan Calhaj tahun ini patut disyukuri, karena sudah 2 tahun keberangkatannya dibatalkan dengan memprioritaskan keselamatan dan kesehatan Calhaj pada saat pandemi Covid-19.

“Saya berharap, seluruh Calhaj untuk meningkatkan kesabaran, dan menata niat secara tulus guna mendapatkan Ridho dari Allah SWT,” imbuhnya.

RAS juga mengingatkan, Calhaj agar menjaga kesehatan dengan mengatur makan, minum dan istirahat yang cukup, sehingga mampu menjalankan seluruh kewajiban, rukun, serta sunnah ibadah haji dengan baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag
Kabupaten Wy Kanan, Helmi mengatakan, sebelum berangkat Calhaj
dilakukan swab Alantigen oleh jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), dan di Asrama Haji Rajabasa juga dilakukan tes PCR, guna memastikan para Calhaj
berangkat dalam keadaan sehat.

Helmi menjelaskan, Calhaj asal Kabupaten Way Kanan akan berangkat menuju Bandara Sorekarno-Hatta, Rabu (22/06/2022), dan pada pukul 14.00 WIB akan langsung terbang menuju ke Tanah Suci ke Mekkah Al-Mukaromah.

Ditambahkannya, untuk Calhaj asal Way Kanan yang tertua berasal dari Kecamatan Rebang Tangkas dengan usia 65 tahun, dan termuda berasal dari Kecamatam Kasui denga usia 21 tahun.(Moes/Dadang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *