
LAMPUNG TENGAH-Kesenian Wayang kulit terkenal di seluruh dunia bahkan ditetapkan oleh PBB melalui UNESCO, menjadi warisan budaya dunia.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah (Lamteng), Sumarsono yang baru saja dikukuhkan nahkodai Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) setempat, di Nuwo Balak, Kamis (04/08/2022).
Menurut Ketua PEPADI Lamteng, Sumarsono, pengukuhan dan pelantikan pengurus PEPADI merupakan hasil dari musyawarah daerah luar biasa (Mudalub) pada 19 Juni 2022.
Ketua DPRD, menjelaskan bahwa kesenian wayang kulit sudah diakui dunia. Bahkan, telah ditetapkan menjadi warisan budaya dunia oleh PBB melalui UNESCO.
“Dan dimana kita ketahui Wayang Kulit bukan hanya menjadi warisan budaya Indonesia tapi sudah menjadi Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO,” jelasnya.
Banyak hal yang bisa dipetik dari pagelaran wayang kulit. Dibidang pemerintahan kita diajarkan menjadi pemimpin yang baik. Begitu pula dalam hal agama, kita diajarkan menjadi Sapto Pandito.
“Yang ucapan dan perilakunya menjadi tutur panutan, ” ungkapnya.
Sumarsono berharap, agar para Dalang selalu beriovasi dan tetap melestarikan Budaya juga bekerja sama dengan pemerintah membangun Kabupaten Lamteng.
Bahkan, Ketua DPRD juga berjanji akan membawa kesenian wayang kulit Lamteng jika menjadi yang terbaik diantara kabupaten kota lainya, manggung di Taman Ismail Marzuki.
“Saya berjanji, akan membawa kesenian wayang kulit Lamteng mentas di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Kalau, dalam pertunjukan kita yang terbaik,” tegasnya.(Gunawan)












