
LAMPUNG TENGAH-Momentum HUT RI ke-77, jajaran pengurus dan anggota Ormas Bidik Lampung Tengah (Lamteng) bersama Ikatan dokter Indonesia (IDI) menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan, dan vaksinasi gratis, Kamis (18/08/2022).
Pemeriksaan dan vaksinasi gratis tersebut , dilaksanakan di Kampung Indra Putra Subing Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lamteng.
Program Pemeriksaan dan vaksinasi gratis itu, disambut antusias oleh warga. Selain itu, panitia juga membuka layanan gratis program cek kesehatan yakni, cek gula darah, kolesterol, dan asam. Kemudian, warga yang hadir juga mendapatkan susu gratis yang diberikan oleh Ormas Bidik.
Hal itu dijelaskan oleh Kordinator kegiatan Muhammad Herman yang juga Ketua Ormas Bidik Kabupaten Lamteng.
Menurut Herman, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kepala Puskesmas Josi Harnos, Mars dan Tim RS Puti Bungsu diwakili oleh Muhammad Fadly sebagai wakil Direktur RSIA. Kemudian, hadir juga Maria Anike perwakilan dari RS Mitra Mulia Husada yang turut terlibat secara langsung hingga program pemeriksaan kesehatan, dan vaksinasi secara bisa terlaksana dengan sukses.
“Alhamdulilah, kepada teman dan seluruh team yang turut serta membantu kegiatan sehingga kegiatan bisa berjalan lancar,” jelas Herman Ketua Bidik Lamteng.
Selain itu, sambung Herman, pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada IDI Lamteng yang telah membantu hingga terselenggaranya kegiatan sosial tersebut
“Semoga kedepan, Ormas Bidik Lamteng dapat lebih bermanfaat lagi kepada masyarakat dan dapat membantu memfasilitasi setiap program yang dapat memudahkan masyarakat kampung untuk. mendapatkan layanan dari pemerintah secara gratis,” ungkap Herman.
Sementara Ketua IDI Lamteng, Josi Harnos Mars menyatakan, terimakasih terhadap semua pihak yang terlibat secara langsung dalam penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi gratis.
Ucapan terimakasih tersebut, diantaranya disampaikan kepada Puskesmas Bandarjaya, Puskesmas Poncowati, Ormas Bidik, RS Yukun Medical Center, RS Mitra Mulia Husada, RSIA Puti Bungsu, RSIA Puri Adhia Paramitha, RS Mitra Mulia Husada, Klinik Rahayu, dan Apotik Rafael.
Harnos menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan screening kesehatan kepada masyarakat secara terpadu yang melibatkan sejumlah pihak, diantaranya Ormas Bidik Lamteng.
“Kegiatan ini, adalah screening kesehatan kepada masyarakat dalam wilayah kerja Puskesmas Bandarjaya
secara terpadu dengan melibatkan beberapa sektor,” katanya.
Diantara pihak yang terlibat menurut Harnos, yakni RS, Klinik, ormas dan seluruh kader-kader kesehatan dengan nilai kesadaran sosial tanpa pemaksaan atau tekanan apapun.
“Ide kegiatan ini, sebenarnya diawali oleh pemikiran dari Camat Terbanggi Besar yang melihat tingginya angka penderita TBC di wilayah Terbanggi Besar, data yang menunjukan suspect sasaran penderita TBC tertinggi di Kabupaten Lamteng,” terang Ketua IDI.
Lalu Ide tersebut, lanjut Harnos, disambut baik oleh UPTD PKM Bandarjaya, dan UPTD PKM Poncowati.
“Kami langsung membuat rencana tindak lanjut. Namun, karena masalah besar ini diyakini tidak memungkinkan bisa berjalan, jika hanya mengandalkan petugas kesehatan Puskesmas. Maka, dilakukan sebuah gebrakan besar untuk merangkul semua stake holder termasuk kader kesehatan, dan organisasi kemasyarakatan.
“Tujuannya untuk membantu mensosialisasikan, dan mengumpulkan masa agar kesadaran masyarakat untuk tetap sadar hidup sehat, ” imbuhnya.
Harnos menambahkan, program tersebut disempurnakan lagi dengan dibukanya pelayanan kesehatan terpadu serta pemeriksaan kehamilan untuk ibu hamil serta pemantauan tumbuh kembang anak.
“Tanpa diduga, ternyata antusias masyarakat begitu luar biasa. Kami berharap, hal ini bisa dijadikan sebuah pilot projek pelaksanaan salah satu konsep kesehatan Penta Helix untuk mewujudkan masyarakat, yang sehat sehingga selalu dapat berkarya dan produktif,” pungkasnya. (Gunawan)












