PMI Lampung Terima Bantuan Satu Unit Mobil Ambulan Jenazah

Ketua PMI Lampung, Riana Sari Arinal didampingi Wakil Ketua, Rudy Syawal Sugiarto, saat menerima bantuan 1 unit mobil ambulan jenazah dari Gubernur Arinal Djunaidi, Senin (10/10/2022). (foto: Diskominfotik)
Ketua PMI Lampung, Riana Sari Arinal didampingi Wakil Ketua, Rudy Syawal Sugiarto, saat menerima bantuan 1 unit mobil ambulan jenazah dari Gubernur Arinal Djunaidi, Senin (10/10/2022). (foto: Diskominfotik)

BANDAR LAMPUNG-Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyerahkan bantuan satu unit Mobil Ambulan Jenazah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) di Mahan Agung, Senin (10/10/2022).

Bantuan Mobil Ambulan Jenazah tersebut, diterima langsung oleh Ketua PMI Lampung, Riana Sari Arinal didampingi Wakil Ketua, Rudy Syawal Sugiarto.

Gubernur Arinal menyatakan, bahwa saat ini kinerja PMI sangat luar biasa, dan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat memberikan bantuan dengan berbagai layanan, baik terkait kesehatan maupun donor darah.

“Saat ini, semua layanan terkait donor dan ketersediaan darah, sudah tersentral di PMI. Maka, saya titipkan 1 unit mobil ambulan jenazah ini, jadi seluruh masyarakat Lampung dapat menghubungi PMI jika memang dibutuhkan,” ujarnya.

Gubernur Arinal menyatakan, bantuan mobil ambulan jenazah tersebut, merupakan CSR dari PT Bukit Asam kepada Pemprov Lampung, untuk kemudian didistribusikan kepada yang membutuhkan.

“Sudah banyak mobil ambulan, yang kita serahkan kepada organisasi sosial, dan seluruh desa di Lampung. Salah satunya, diberikan kepada PMI. Jadi, kalau masyarakat membutuhkan dapat menghubungi PMI Lampung,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Lampung, Riana Sari Arinal mengucapkan terimakasih kepada Pemprov atas bantuan 1 unit mobil ambulan jenazah.

“Tentu saja, mobil jenazah ini sangat berguna sekali bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Riana.

Riana menyatakan, selain mobil ambulan PMI juga telah memiliki Rumah Singgah yang dapat digunakan oleh pasien dari luar daerah, dan hendak berobat di RSUD Abdul Moeloek.

“Jadi bagi pasien di kabupaten, yang ingin berobat di RSUD Abdul Moeloek bisa menggunakan fasilitas Rumah Singgah. Namun, saat ini ruangannya masih sangat terbatas, hanya tersedia 4 kamar, tapi sudah sangat membantu masyarakat,” tandasnya.(bud/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *