Bandar Lampung – Pimpinan dan pejabat struktural Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (ALPTK PTMA) serta The 12th Profunedu International Conference Tahun 2026 di Emersia Hotel & Resort Lampung.
Kegiatan dilanjutkan dengan Gala Dinner dan Arahan Kebijakan Pendidikan di Kantor Gubernur Lampung yang dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua ALPTK PTMA Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, serta pimpinan LPTK PTMA dari berbagai daerah di Indonesia.
Delegasi UMKO dipimpin Rektor UMKO, Dr. Irawan Suprapto, M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi di lingkungan FKIP UMKO.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan nasional.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus diawali dengan penguatan kualitas guru melalui peran strategis Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), termasuk pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Rektor UMKO menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKO dalam Rakernas XVII ALPTK PTMA merupakan bentuk komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan calon guru sejalan dengan arah kebijakan nasional.
“Rakernas ini menjadi forum penting untuk memperkuat jejaring, berbagi praktik baik, serta merumuskan strategi pengembangan pendidikan guru. UMKO berkomitmen terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, khususnya di FKIP, guna menghasilkan lulusan yang profesional, berdaya saing, dan siap mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Rektor UMKO.
Melalui keikutsertaan dalam Rakernas XVII ALPTK PTMA, UMKO optimistis dapat memperkuat kolaborasi dengan LPTK PTMA se-Indonesia dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, serta mencetak calon guru yang unggul, profesional, dan berkarakter sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.(*)












