Puluhan Ribu Keluarga di Way Kanan Beresiko Keluarga Stunting

WAY KANAN – Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Way Kanan, Indra Kusuma menyebutkan 44,532 Keluarga di Kabupaten Way Kanan berisiko jadi keluarga Stunting. Hal di tersebut diungkapkannya saat di konfirmasi diruang kerjanya, Senin (09/01/2023).

Data keluarga di Kabupaten Way Kanan yang berisiko stunting tersebut diperoleh melalui pendataan kepada 80,405  Kepala Keluarga (KK) sasaran yang tersebar di 15 Kecamatan yang ada di Way Kanan. Pada pendataan tersebut dilakukan verifikasi dan validasi dengan cara membandingkan kondisi keluarga sasaran saat pendataan dengan kondisi terkini di lapangan dan kemudian dilakukan rekonsiliasi/pencocokan dan penyesuaian. “Hasil yang didapatkan 44,532 keluarga dikabupaten Way Kanan berisiko keluarga stunting,” ujar Indra Kusuma.

Indra Kusuma menjelaskan ada beberapa faktor penilaian keluarga berpotensi stunting diantaranya fasilitas lingkungan tidak sehat meliputi, keluarga tidak mempunyai sumber air minum utama yang layak, keluarga tidak mempunyai jamban yang layak, menikah di usia muda atau terlalu tua bahkan terlalu banyak anak juga bisa masuk dalam kategori keluarga berisiko stunting.

Adapun upaya yang dilakukan untuk menekan angka itu, kata Indra yang juga sebagai sekertaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Way Kanan, yang diketuai oleh Wakil Bupati Waykanan Ali Rahman.

“Kita terus melakukan penyuluhan, melalui kader yang telah kita bentuk, dari tingkat Kecamatan hingga Kampung. Dan kita juga terus berkoordinasi dengan berbagai sektor, karena untuk penanganan Stunting berkaitan dengan banyak sektor,”pungkasnya.(Dadang/Moes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *