Nukman Hadiri Musrenbang di Kecamatan Pagar Dewa

LAMPUNG BARAT – Tidak semua usulan dan harapan masyarakat Kabupaten Lampung Barat (Lambar), dapat terpenuhi, hal tersebut dikarenakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lambar tahun 2023 ini mengalami penurunan dari tahun 2022 lalu.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj). Bupati Lambar, Nukman saat Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pekon (Desa), Sukajaya, Kecamatan Pagar Dewa, Rabu (15/02/2023).

Musrenbang kali ini merupakan jadwal terakhir yang digelar Pemerintah Kabupaten Lambar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 dan usulan pembangunan infrastruktur jalan masih mendominasi.

Pada kesempatan tersebut, Sugiono, selaku salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan berbagai usulan diantaranya mengenai infrastruktur mantap, pembangunan jalan penghubung Pekon Pahayu Jaya menuju Sidodadi, Batu Api menuju Sidodadi dan Pekon Basungan ke-Batu Api.

“Saya berharap penjabat Bupati beserta jajaran dapat memprioritaskan usulan tersebut, karena dengan adanya infrastruktur mantap dapat memperlancar roda perekonomian masyarakat,” Harap Sugiono.

Menjawab usulan-usulan tersebut, Nukman menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat, pasalnya tidak semua usulan dan harapan mereka dapat terpenuhi, hal tersebut mengingat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Barat di tahun 2023 mengalami penurunan.

“Pemerintah berkomitmen akan berupaya penuh untuk memilih dan memilah apa yang tergolong dalam usulan prioritas agar pembangunan tepat sasaran, kedepannya pembangunan infrastruktur jalan Batu Api akan diprioritaskan dengan tujuan agar dapat menunjang roda perekonomian lapisan masyarakat Pagar Dewa,” Tegas Nukman.

Untuk itu lanjut Nukman, Camat dan Peratin (Kepala Desa), serta lapisan masyarakat diharapkan agar terus menggali potensi yang ada, mengingat, Kecamatan Pagar Dewa merupakan sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani kopi, maka kedepannya harus dapat memaksimalkan potensi tersebut.

“Salah satu dengan menghadirkan dinas terkait untuk meminta penyuluhan serta menyampaikan keluh kesah mengenai permasalahan yang terjadi, karena hal tersebut merupakan kewajiban dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,  kemajuan suatu daerah tidak akan dapat berjalan dengan lancar tanpa turut peran dari lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Hendri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *