TULANGBAWANG BARAT – Penjabat Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Zaidirina Wardoyo menyebut program Kandang, Kolam dan Kebun dan Wisata (K3+1W) di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU) berpeluang ekonomi buat masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya meninjau progres program K3+1W di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tubaba, Rabu (8/3/2023).
Zaidirina mengatakan, K3+1W merupakan sub program dari keluarga Nenemo mandiri pangan, yang bertujuan mengentaskan stunting di Kabupaten Tubaba.
” Prinsipnya bukan fokus menjual, tapi mencukupi kebutuhan keluarga masing-masing,” ujarnya.
Lanjut Zaidirina, K3+1W juga diharapkan dapat memberikan pendapatan ekonomi untuk masyarakat. Selain dari mengisi kebutuhan sehari-hari keluarga.
” Kemudian jika sudah lebih, bisa dijual oleh masyarakat. Nanti Pemkab Tubaba yang memfasilitasi untuk penjualannya melalui Dinas Perdagangan untuk dijual keluar daerah, seperti Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan,” kata dia.
Untuk itu, lanjut Zaidirina, untuk mensukseskan hal tersebut, tiyuh-tiyuh lain yang ada di Kabupaten Tubaba mesti mencontoh Tiyuh Gunung Katun Tanjungan.
Sementara itu, Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily mengatakan, pihaknya telah melakukan penanaman sayuran ini sejak tahun 2022. Dan akan dikembangkan kepada masyarakat untuk ikut serta mensukseskan program K3+1W.
” Kami menanam rampai, cabai, terong, timun, dan kacang panjang. Setiap keluarga diberikan 50 bibit sayuran,” pungkasnya. (Jim)












