MESUJI--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji akan menggelar Debat publik Kandidat Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mesuji, Kamis (31/10/2024).
Namun perlu diketahui bahwa dalam debat yang akan dilaksanakan di Gor serba guna (GSG) Taman kehati kecamatan Tanjung raya itu setiap paslon dibatasi dalam membawa massa atau pendukung.
Massa atau pendukung yang hadir dalam debat perdana calon Kepala Daerah di Pilkada Mesuji dibatasi jumlahnya sebanyak 75 orang.
Seperti dikatakan Anggota KPU Eko Sumarsono Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia saat dihubungi, Rabu sore (30/10/2024).
“Ya yang bisa masuk dibatasi sesuai keputusan rapat yang digelar KPU bersama LO dan stokholder terkait,” jelasnya.
Selain itu kata Eko masyakat bisa menyaksikan debat melalui LiVe KPU Mesujj.”Jadi untuk melihat debat masyarkat bisa menyaksikan di Live Medsos KPU Mesuji,”imbuhnya.
Sebelumnya ketua KPU Mesuji Ali Yasir saat memimpin rapat kordinasi pemantapan debat Publik yang digelar di Aula Taman Kehati Desa Mekarjaya Kecamatan Tanjung Raya pada Selasa 29 Oktober 2024 juga mengatakan hal yang sama.
” Untuk itu kami mengingatkan pendukung pasangan calon (paslon) yang masuk dalam arena debat Pilkada Mesuji 2024 agar mengikuti aturan selama kegiatan berlangsung dan paslon dibatasi dalam membawa massa atau pendukung,”ungkapnya.
Sementara Polres Mesuji telah menyiapkan serangkaian langkah penjagaan ketat guna menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan debat publik perdana di Pilkada Mesuji Yang akan digelar pada Kamis 31 Oktober 2024 di GSG Taman Kehati Desa Mekarjaya.
Kabag Ops Polres Mesuji Kompol. Iwan Darmawan menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengaturan akses keluar-masuk ke lokasi debat agar lebih terkontrol, dengan tujuan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Personel pengamanan juga telah disiapkan untuk pengamanan kegiatan debat ini.
Dirinya berharap, pelaksanaan debat publik berjalan aman dan lancar.
“Sudah disepakati bahwa masing-masing paslon diberikan ID Card sebanyak 75 buah,”ungkapnya.
Dia meminta LO untuk menyampaikan kepada calon bupati maupun relawan bahwa hanya pemilik kartu identitas itulah yang diperbolehkan masuk dalam ruang debat publik.
“Perlu disampaikan kepada masing-masing paslon bahwa kendaraan yang masuk ke area Taman Kehati adalah kendaraan yang menggunakan stiker,” ujarnya.
Sementara Selain dari pihak kepolisian, Pengamanan juga melibatkan TNI begitupun dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pemadam Kebakaran. (Mis)












