TULANGBAWANG BARAT-Anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Roni menggelar reses dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat masa sidang tahun 2025 meliputi Kecamatan Gunung Agung dan Way Kenanga.
Reses dilakukan di Tiyuh Sido Agung dan Tiyuh Balam Jaya Kecamatan Gunung Agung.
Roni menjelaskan, berdasarkan hasil kegiatan rutin yang ia lakukan. Terdapat berbagai persoalan yang menjadi keluhan masyarakat.
Yakni, persoalan pertanian, khususnya komoditi singkong yang saat ini tengah ramai diperbincangkan.
Masyarakat setempat meminta agar perusahaan tapioka dapat menjalankan instruksi Gubernur Lampung tentang harga dan potongan singkong. Yakni harga singkong perkilo Rp1350 dan potongan maksimal 30 persen. Sebab, saat ini yang terjadi adalah potongan singkong mencapai 43%.
Hal tersebut, lanjut Roni, membuat masyarakat gelisah. Karena rendahnya harga singkong berbanding terbalik dengan tingginya harga bahan sembako.
Selain itu, kata Roni, terdapat dua lagi permintaan masyarakat. Yakni perbaikan insfrastruktur berula jalan sebagai urat nadi perekonomian dan saluran air minum berupa sumur bos.
” Masyarakat banyak yang kekeringan air sumur saat musim kemarau. Semua aspirasi ini akan saya tampung dan saya perjuangkan di gedung DPRD Tubaba untuk dituangkan dalam proses pembangunan kedepan,” Pungkasnya. (Jim)












