MESUJI-Tingginya harga gabah berdampak pada sewa sawah di kecamatan Rawajitu utara (Rju) Kabupaten Mesuji. Sewa sawah perhektarnya di kecamatan Rju mencapai Rp. 20 juta perhektar.
.Hal itu seperti diungkapkan Agus salah satu petani dari desa Sungai Buaya kepada Rakata kamis (02/10/2025).
” Untuk garapan sawah sewanya di desa kami sudah tinggi satu hektar sudah mencapai 20 juta perhektar, “jelasnya.
Kendati sewa sudah mencapai 20 juta per tahun namun lanjut Agus masyarakat Sungai buaya berebut mencari sewaan. ” Ya sekarang sudah susah cari sewaan walaupun per tahun sudah mencapau 20 juta, “terangnya.
Diketahui masyrakat Rju didominasi petani padi dengan menggarap sawah di lahan gambut dengan air pasang surut dan kondisi air payau. Namun meskipun demikian para petani padi di Rju sudah tergolong maju. Sebab berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari para petani satu hektar sawah saat panen bisa tembus 6-8 ton perhektar.
Saat ini para petani padi di wilayah kecamatan Rju sudah hampir selesai panen harga gabah perkilonya mencapai Rp. 6.200-6300/kg.Seperti dikatakan kepala desa Sungai Buaya Muhammad Ilzam saat menghadiri donor darah yang dilaksanakan oleh Puskesmas Sungai sidang di desanya.
” Yang penting harga gabah tidak turun dari harga Rp. 6.000 masyrakat masih bisa mendapatkan untung dari penjualan padi hasil panen,”‘urainya.
Dikatakannya masyrakat desa Sungai buaya sudah 90 persen yang sudah selesai panen. “Sekarang tinggal sekitar 10 persen lagi yang sedang panen, ” pungkasnya (Mis)












