MESUJI  

Penerapan Platform Sawah Digital Bapperida Mesuji Gandeng IPB dan Universitas Muhammadiyah

MESUJI–Untuk memperkuat transformasi pertanian berbasis teknologi di Kabupaten Mesuji, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Mesuji Menggandeng tim peneliti dari IPB University dan Universitas Muhammadiyah untuk menerapkan teknologi sawah digital.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi dari Bapperida kabupaten Mesuji Dr. Unting. S.Kom. MM menjelaskan dia bersama Tim peneliti IPB University Ir. Supriyanto, S.T.P,. M.Kom. Ph.D, turun langsung ke lapangan yaitu di Kecamatan Mesuji pada selasa 2 Desember 2025 dan bertemu langasung dengan para petani .Tujuannya untuk melakukan observasi awal, diskusi teknis, serta penyelarasan rencana penelitian.

“Ya Pak Supriyanto diampingi oleh dua mahasiswa IPB yaitu Najril dan Rafly Arya Fahrezi yang sekaligus melakukan pengambilan data drone di lahan petani,” jelasnya Rabu (03/12/2025).

Dia juga menjelaskan Dalam pertemuan itu turut dihadiri Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Ardiansyah, S.P. Kabid Sarana dan Prasarana Achiri Apriadi, S.P., para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta para Ketua Gapoktan dan perwakilan Kelompok Tani Kecamatan Mesuji.

Pada kesempatan itu lanjutnya para peserta aktif berdiskusi, memberikan masukan terkait kondisi lahan, tantangan yang dihadapi petani, serta harapan terhadap implementasi teknologi digital di sektor pertanian.”Kedepan, platform sawah digital ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan petani, penyuluh dan pemerintah daerah untuk dapat memonitor aktivitas pertanian di Kawasan Mesuji, Lampung”, ujar Untung saat pertemuan Bersama petani.

Sedangkan Menurut Tim Peneliti IPB Supriyanto Pertemuan itu menjadi langkah strategis untuk memulai rangkaian riset sawah digital yang direncanakan berlangsung hingga Juli 2026.

“Teknologi sawah digital ini merupakan konsep pemanfaatan peta digital sawah yang diintegrasikan dengan manajemen lahan, manajemen budidaya, rekomendasi pepupukan presisi dan fitur-fitur lainnya yang diperlukan Masyarakat,” ungkap Supriyanto.

Riset tersebut mencakup beberapa fokus utama, antara lain pemetaan lahan sawah, survei lapangan untuk analisis kondisi aktual, serta pengembangan dan pengenalan platform Sawah Digital yang nantinya akan menjadi instrumen penting dalam mengintegrasikan data pertanian, meningkatkan efisiensi produksi, serta memberikan dukungan pengambilan keputusan bagi petani maupun pemerintah daerah.

Kolaborasi multipihak ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi pengembangan pertanian modern di Kabupaten Mesuji. Melalui riset yang terarah dan penerapan teknologi digital, pemerintah daerah menargetkan peningkatan produktivitas, efisiensi tata kelola lahan, serta terciptanya model pertanian yang lebih presisi dan berkelanjutan. Implementasi Sawah Digital juga diharapkan mampu menjadi contoh inovasi daerah yang dapat direplikasi di wilayah lain di Provinsi Lampung.

Riset ini didanai melalui program kolaborasi antara IPB University pada program penelitian DAPT Indonesian Endowment Fund for Eduation (LPDP) melalui Equity Program serta Bapperida Kabupaten Mesuji, Lampung. Anggota periset terdiri dari tim IPB Supriyanto, Ph.D, Lilis Sucahyo, M.Si tim Universitas . Muhammadiyah Palembang Jun Harbi, Ph.D dan Tim Baperida Kabupaten Mesuji Dr. Untung . (Mis)