PESAWARAN – Komitmen memperkuat sektor pariwisata Lampung ditegaskan lewat langkah konkret di lapangan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela turun langsung meninjau sekaligus melakukan ground breaking pelebaran ruas jalan wisata pesisir, Rabu (15/4/2026).
Didampingi Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. dan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., rombongan memfokuskan peninjauan pada dua urat nadi utama: ruas R.E. Martadinata–Lempasing–Padang Cermin dan ruas Padang Cermin–Simpang Teluk Kiluan. Dua jalur ini adalah akses vital menuju destinasi unggulan seperti Pantai Mutun, Tegal Mas, hingga Teluk Kiluan.
Gubernur Mirza menyebut pelebaran jalan sebagai jawaban atas pesatnya pertumbuhan wisata Pesawaran yang belum diimbangi infrastruktur. “Potensi Pesawaran luar biasa. Tapi setiap akhir pekan, kita lihat sendiri antrean kendaraan mengular. Jalan yang ada belum cukup menampung antusiasme wisatawan,” tegasnya di lokasi.
Langkah awal yang diambil cukup agresif. Sepanjang 5 kilometer jalan pesisir akan dilebarkan hingga 11 meter, dirancang untuk menampung empat lajur kendaraan saat puncak kunjungan. Sementara ruas Padang Cermin–Simpang Teluk Kiluan sepanjang 7,246 km diperkuat dengan perkerasan beton semen 20 cm, pondasi beton kurus 10 cm, dan bahu jalan rabat 20 cm demi ketahanan dan keselamatan.
Dampaknya dipastikan langsung menyentuh masyarakat pesisir. Desa Hurun, Sukajaya Punduh, Kampung Baru, Kota Jawa, Sukajaya Pidada, hingga Bangun Rejo akan merasakan manfaat konektivitas yang lebih baik, mobilitas ekonomi yang lebih cepat, dan tentu saja limpahan wisatawan yang lebih nyaman.
Bupati Nanda Indira menegaskan Pemkab Pesawaran siap mengawal penuh percepatan ini. “Terima kasih atas dukungan Pemprov Lampung. Ini bukan sekadar proyek jalan. Ini pembuka gerbang ekonomi baru bagi warga pesisir Pesawaran,” ujarnya.
Proyek strategis ini ditargetkan rampung Agustus 2026, namun pemerintah menargetkan percepatan selesai Juli 2026. Lebih jauh, Pemprov Lampung menyiapkan visi besar: menyambungkan jalur pesisir ini hingga akses wisata Gigi Hiu di Kabupaten Tanggamus. Sebuah strategi membentangkan karpet merah untuk pariwisata Lampung selatan.
Dengan pelebaran jalan ini, kemacetan menuju pantai perlahan akan jadi cerita lama. Yang baru adalah cerita tentang akses yang lapang, wisata yang nyaman, dan ekonomi pesisir yang tumbuh lebih cepat. (Indra)












