TANGGAMUS, LAMPUNG — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tanggamus beserta jajaran pengurus kecamatan periode 2026–2029 resmi dilantik di GOR Begawi Jejama, Pekon Kota Agung Kampung, Kecamatan Kota Agung, Selasa (4/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru KNPI Tanggamus untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong peran pemuda agar lebih aktif, produktif, dan berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah, Ketua Harian Wawansah, Sekretaris Eka Setiawan, Ketua DPD KNPI Tanggamus Romzi Edy, Ketua DPC PKB Tanggamus Irwandi Suralaga, Ketua DPC Gerindra Tanggamus M. Rangga Putra Hakim, Ketua KONI Tanggamus Nuzul Irsan, serta sejumlah pejabat daerah, anggota DPRD, pimpinan organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, aparat penegak hukum, dan jajaran pengurus KNPI se-Kabupaten Tanggamus.
Di antaranya Kepala BPKAD Afrida Susanti, Anggota DPRD Fraksi Gerindra Zudarwansyah, Ketua GP Ansor Tanggamus Zulkifli Qurniawan, Kepala Dispora Zulfadli, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kemas Amin Yusfi, Ketua Bawaslu Tanggamus Najih Mustofa, Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, Kepala Dishub M. Sabar Sitanggang, Ketua PWI Tanggamus Hanibal Batman, Ketua IWO Tanggamus A. Rafik Junaidi, Plh PUPR Toni Saputra, Sekretaris Inspektorat Gustam Apriansyah, Plt Sekwan Soni Yoga, Camat Kota Agung Adi Putra, serta perwakilan Kejari Tanggamus, Kodim 0424, Polres Tanggamus, OKP, PMII, HMI, dan unsur lainnya.
Ketua DPD KNPI Tanggamus Romzi Edy menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak boleh terjebak pada ego organisasi maupun kepentingan kelompok. Menurutnya, KNPI harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan berbagai elemen pemuda di Kabupaten Tanggamus.
Romzi menekankan tiga arah utama yang akan menjadi pijakan KNPI Tanggamus, yakni kolaboratif, solutif, dan berintegritas.
Ia mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan komunitas untuk memperkuat komunikasi serta kolaborasi. Menurutnya, gerakan pemuda tidak akan memberikan dampak signifikan apabila berjalan sendiri-sendiri.
“Mulai hari ini mari kita tinggalkan ego masing-masing dan satukan langkah. Musuh kita bukan sesama pemuda, melainkan kemiskinan, pengangguran, dan keterbelakangan. KNPI adalah rumah bersama, bukan sekat pembatas. Rumah yang terbuka untuk semua,” tegas Romzi.
Ia menegaskan KNPI harus menjadi jembatan antara gagasan dan aksi, antara pemuda dan pemerintah, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Jangan hanya bertanya apa yang bisa diberikan OKP kepada KNPI, tetapi apa yang dapat kita lakukan bersama untuk daerah. Kolaborasi bukan pilihan, melainkan kebutuhan,” lanjutnya.
Selain kolaborasi, Romzi mendorong KNPI menjadi organisasi yang mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan masyarakat.
Pengurus KNPI, kata dia, harus turun langsung ke pekon-pekon untuk mendukung pengembangan UMKM, mengawal isu lingkungan, mendorong sektor pertanian, serta berkontribusi di bidang pendidikan.
“Pemuda tidak cukup hanya kritis, tetapi juga harus solutif. Kita harus membuktikan bahwa pemuda adalah bagian dari solusi pembangunan daerah,” ujarnya.
Romzi juga menekankan pentingnya integritas dalam berorganisasi. KNPI, menurutnya, harus menjadi mitra kritis pemerintah daerah tanpa kehilangan sikap konstruktif.
“Kita mengawal APBD dan program pemerintah dengan cara yang santun, objektif, dan konstitusional,” tegasnya.
Ia juga meminta pemerintah daerah memberikan ruang yang lebih luas bagi pemuda untuk berkarya serta melibatkan KNPI dalam berbagai program strategis.
“Tanpa pemuda, pembangunan tidak akan berkelanjutan,” pungkas Romzi.
Selain itu Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah menyampaikan ucapan selamat kepada Romzi Edy beserta seluruh jajaran pengurus KNPI Tanggamus yang baru dilantik.
Iqbal menegaskan kepengurusan baru harus mampu menghadirkan gerakan pemuda yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata.
“KNPI tidak dapat berjalan sendiri. Kita harus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar organisasi ini semakin besar dan memberikan manfaat luas,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas organisasi sangat ditentukan oleh integritas dan kepemimpinan. Karena itu, KNPI harus mampu menempatkan diri secara proporsional di tengah masyarakat dan pemerintah.
“KNPI harus menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah daerah. Pemuda harus terus berkontribusi dan menjadi motor penggerak kemajuan,” katanya.
Iqbal juga meminta KNPI Tanggamus menjaga persatuan serta merangkul perbedaan di internal maupun eksternal organisasi.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 mampu memberikan dampak nyata bagi pemuda serta memperkuat sinergi menuju pemuda Tanggamus yang maju, cerdas, inovatif, dan berdaya saing.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto berharap pengurus KNPI yang baru dilantik dapat menjadi teladan dan pusat gerakan positif bagi generasi muda.
Ia menilai para pengurus KNPI merupakan sosok yang memiliki semangat dan komitmen untuk memajukan pemuda Tanggamus.
Agus menegaskan agar organisasi kepemudaan tidak terlibat dalam politik praktis yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Organisasi kepemudaan hendaknya menjauh dari politik praktis yang dapat memecah belah. Sebaliknya, jadilah jembatan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus, lanjutnya, membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk terlibat dalam pembangunan daerah.
KNPI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, seperti pengangguran, akses ekonomi dan pendidikan, serta kenakalan remaja.
Agus juga meminta KNPI membangun komunikasi yang efektif agar program kepemudaan sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah.
Menurutnya, Tanggamus memiliki potensi lokal yang besar dan membutuhkan inovasi serta kreativitas generasi muda untuk mengelolanya secara optimal.
“Potensi daerah ini membutuhkan sentuhan inovasi dan kreativitas pemuda agar dapat dimanfaatkan secara berdaya guna,” katanya.
Di akhir sambutannya, Agus mengajak seluruh elemen pemuda untuk memperkuat persatuan demi mendukung pembangunan daerah.
“Saya mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersatu, mengesampingkan perbedaan, dan bergerak bersama demi kemajuan Kabupaten Tanggamus,” tegasnya. (*)












