Masuk Musim Kemarau, BPBD Mesuji Imbau Masyarakat Waspada Kebakaran Hutan

MESUJI – Memasuki musim kemarau biasanya rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan perkebunan, ini terjadi di semua wilayah Indonesia tak terkecuali dikabupaten Mesuji yang banyak didominasi perkebunan karet dan sawit baik milik perusahaan maupun masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji, Sunardi, mengimbau kepada masyarakat untuk mulai waspada dan berhati-hati sebab sesuai dengan prakiraan cuaca, Agustus – September puncak kemarau panjang.BPBD Mesuji sudah melayangkan Surat Edaran nomor
PB.01.02./2987/V.05/MSJ/2021 tentang Antisipasi Musim Kemarau di Wilayah Kabupaten Mesuji tahun 2021 yang ditujukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pimpinan Perusahaan, Camat dan seluruh kepala Desa se Kabupaten Mesuji.

“Masuk Musim kemarau kita berharap Camat, Kepala Desa, serta pimpinan perusahaan untuk melakukan pengecekan diwilayahnya masing-masing khususnya di daerah yang rawan bencana kekeringan kesulitan air bersih dan kebakaran lahan,” imbaunya, Selasa (27/7/2021).

Selain itu untuk mencegah terjadinya kebakaran pihaknya juga meminta agar segera memetakan sumber air yang yang tersedia agar jika terjadi kebakaran bisa dengan cepat melakukan tindakan pemadaman.Selain itu agar  rutin melaksanakan Patroli dengan melibatkan partisipasi masyrakat diwilayahnya masing-masing untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran.Jika terjadi kebakaran agar segera menghubingi BPBD Mesuji.

“Kita sudah mulai kemarau untuk itu kita harus waspada pastikan betul sumber api dirumah aman, mulai dari kompor gas, dan instalasi listrik, serta perkebunan dan rawa agar jangan sembarangan main bakar apa lagi setelah di bakar ditinggalkan tidak di tunggu,” imbaunya Selasa (27/7/2021).

Diketahui berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mesuji, Senin (26/7/2021) terjadi kebakaran lahan sawit, di Desa Sungai Badak, Kecamatan Mesuji.Dugaan penyebabnya belum dapat diketahui dan dugaan kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan seluas 7 ha lahan sawit milik Karman warga setempat.(mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *