
LAMPUNG SELATAN-Pelaksanaan Indonesia Milenial Teacher Festival (IMTF) yang dirangkai dengan Gebyar Kabupaten Lampung Selatan, dimulai, Selasa (28/06/2022).
Kegiatan yang diikuti oleh ribuan guru Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tersebut, dilaksanakan secara hybrid dari Ballroom Swissbell Hotel, Bandar Lampung. Sedangkan, peserta mengikuti secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.
Kegiatan tersebut, dihadiri Bupati Lamsel Nanang Ermanto, Sekdakab Thamrin, Bunda PAUD Winarni Nanang Ermanto, jajaran Forkopimda, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pelaksanaan IMTF yang dirangkai dengan Gebyar Lamsel itu, dibuka dengan tarian Sigeh Pengunten oleh tim seni dari SMPN 1 Tanjung Bintang, tari kreasi oleh TK Al Azhar 6 Jati Agung didukung oleh Guru-Guru PAUD, serta penampilan Paduan Suara PGRI Lamsel.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan bincang santai membahas mengenai profil serta seklumit history perjalanan hidup Nanang Ermanto, yang dikemas dalam talkshow bertema “Satu Jam Lebih Dekat Bersama H. Nanang Ermanto”.
Pelaksana tugas (Plt) Kadisdik Kabupaten Lamsel, Asep Jamhur menjelaskan, IMTF merupakan salah satu rangkaian program dari televisi nasional, yang ditujukan untuk peningkatan mutu pendidikan Indonesia.
“Salah satunya guru penggerak merdeka belajar. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yakni, 28-30 Juni 2022. Pesertanya adalah, guru-guru di Lamsel dari PAUD, SD hingga SMP melalui zoom meeting,” jelasnya.
Asep berharap, melalui kegiatan IMTF kualitas pendidikan di Kabupaten Lamsel bisa menjadi lebih baik, dan kedepan para tenaga pendidik dapat menjadi pelopor untuk memajukan kualitas pendidikan Indonesia.
Sementara itu, Ketua PGRI Lamsel, A Wardani mengaku enjoy dan cukup menikmati kegiatan IMTF dan Gebyar Lamsel.
“Acara yang spektakuler, untuk ukuran kabupaten. Tidak membosankan, karena cukup menghibur dan rangkaian tiap acara dikemas dengan apik. Ini yang namanya belajar sambil bersantai,” tuturnya.
Terpisah, Bupati Nanang Ermanto mengapresiasi kegiatan IMTF yang dirangkai, dengan Gebyar Lamsel.
Menurutnya, kegiatan IMTF memiliki peran dalam peningkatan kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pendidikan.
“Pendidikan adalah fundamen dasar, untuk menjalani kehidupan, saya belajar dari pengalaman hidup pribadi. Maka kesempatan hari ini, jangan di sia-siakan, khususnya untuk para tenaga pendidik. Karena, saya terus memacu, dan berkomitmen dengan Dinas Pendidikan bersama seluruh jajaran untuk peningkatan IPM dan SDM,” ungkapnya.
Menurut Nanang, SDM aset penting untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional. Maka, Pemkab Lamsel bersama Forkopimda dan stakeholder terkait, akan terus berupaya dalam menyukseskan program pembangunan di sektor pendidikan.
“SDM di Lamsel, sangat luar biasa. Kalau tidak ditopang, dengan kualitas SDM, maka SDA yang ada akan sia-sia. Ini adalah komitmen kita, tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Saya selalu minta Kades, supaya data berapa anak yang tidak sekolah, agar ini bisa segera diatasi, dan terus bekerjasama dengan Forkopimda untuk kemajuan Lamsel,” pungkasnya. (Lim)












