LAMPUNG TENGAH – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Lampung Tengah (Lamteng), Polsek Terusan Nunyai, Dinas Pendidikan, Dinas Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) memberikan sosialisasi dan edukasi terkait perlindungan anak-anak korban eksploitasi seksual di Media Sosial (Medsos) di SD Negeri 2 Bandar Agung Terusan Nunyai, Selasa (14/02/2023).
Menurut Ketua Komnas PA Lamteng, Eko Yuono sosialisasi dan edukasi terhadap siswa-siswi SD agar peristiwa yang menimpa anak-anak korban eksploitasi tidak terulang kembali.
Eko Yuono mengatakan, sosialisasi lintas institusi di SDN 2 Bandar Agung merupakan respon cepat Komnas mengantisipasi dan menekan angka eksploitasi anak.
“Agar kejadian seperti (ekploitasi anak) tidak terjadi lagi kedepannya, ” jelas ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah Eko Yuono .
Dalam paparanya, Eko mengajak para siswa-siswi kelas 5 dan 6 yang sudah memiliki akun medsos, agar tidak mencari temen di media sosial.
Untuk mencari teman di Medsos, Ketua Komnas PA, mengingatkan siswa siswi menambahkan rekan-rekan yang ada dilingkungan sekolah dan rumah.
“Cukup temen-temen yang ada di lingkungan rumah dan di sekolah untuk menjadi temen sebaya dan temen bermain. Tentunya temen yang baik dengan kita, ” katanya.
Kemudian dalam acara tersebut Komnas PA juga mengajak pekerja sosial (Supriyanto) untuk meningkatkan intensitas memberikan edukasi kepada anak-anak SD Negeri 2 Bandaragung.
Menanggapi ajakan ketua Komnas PA Lamteng Eko Yuono, pekerja sosial Supriyanto menyatakan siap untuk mengabdikan diri untuk terus memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak menjadi korbaan Bullying dan eksploitasi sexual.
Supriyanto mengingatkan para siswa-siswi selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati.
Sedangkan kepada para orang tua pekerja sosial Supriyanto mengingatkan agat juga meningkatakan pengawasan terhadap putra-putrinya.
“Waspadai orang yang baru kita kenal atau yang tidak dikenal, apalagi orang-orang itu menawarkan sesuatu (iming-iming) atau yang lain Karena bisa jadi mereka itu punya niat jahat sama kita, ” pungkasnya. (Gunawan)












