TULANGBAWANG BARAT – Pembangunan Balai Tiyuh (Desa) di Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung patut diacungi jempol.
Pasalnya, bangunan kantor pelayanan masyarakat itu cukup bernilai seni dan budaya.
Terlihat dari bahan bangunan utamanya yang didominasi menggunakan kayu dari pohon tembesu.
Konsep ini, tentu tak lepas dari ciri khas bangunan menuju Tubaba. Yakni pembangunan pulang ke masa depan.
Yang berarti membangun dengan desain modern akan tetapi tidak melepaskan nilai-nilai kealamian. Bahkan lebih mendominasi.
Lebih tepatnya, perpaduan antara bangunan modern dan bangunan lawas.
Kepalo Tiyuh Gedung Ratu, Juaini Bandarsyah mengatakan, balai tiyuh tersebut merupakan yang pertama di Kabupaten Tubaba menggunakan konsep ‘Menuju Tubaba Pulang Ke Masa Depan ‘
Bangunan tersebut nantinya akan menjadi multifungsi, atau serbaguna, baik sebagai pelayanan kepada masyarakat, ruang rapat dan tempat wisata tiyuh yang baru.

” Balai tiyuh ini sengaja kita bangun agar dapat menciptakan suasa baru dalam pandangan masyarakat setempat tehadap balai tiyuh itu sendiri. Karena Balai Tiyuh ini selain menjadi fungsi utama ke gunanya memberikan pelayanan, dapat juga menjadi sport foto dan RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak),” katanya, Minggu (06/07/2023).
Lanjutannya, ia juga mengapresiasi dan bangga dengan kekompakan masyarakat tiyuh gedung ratu yang tetap menjunjung jiwa gotong royong dan kebersamaan.
” Luar biasa hari ini saya sangat terharu dengan kehadiran masyarakat yang sangat antusias melaksanakan gotong royong ini, ini lah hal yang menunjukan kepada kita semua bahwa semua masyarakat tiyuh sangat mengakui balai tiyuh ini bukan punya kepalo dan aparatur tetapi milik mereka semua,” kata dia.
Juaini juga mengungkapkan dirinya sangat butuh dukungan dan spirit warga guna terus melanjutkan pembangunan Tiyuh Gedung Ratu, agar lebih baik lagi kedepannya.
” Saya juga ingin menyampaikan Insyaallah ke depan jalan Tiyuh Gedung Ratu dari jembatan menuju lapangan merdeka suku 07 akan segera di perbaiki oleh pemerintah daerah, saya juga mohon maaf kepada masyarakat tiyuh bila selama ini pembangunan belum semuanya bisa tercover oleh pemerintah tiyuh,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Camat Tulang Bawang Udik (TBU) Iwan Setiawan, sangat mengapresiasi jiwa gotong-royong yang di miliki masyarakat Tiyuh Gedung Ratu yang masih sangat baik.
” Luar biasa masyarakat Tiyuh Gedung Ratu jiwa gotong-royong nya masih sangat baik. Ini lah kita harapkan bersama khususnya untuk masyarakat TBU untuk selalu menjunjung tinggi jiwa gotong royong guna kemajuan kita bersama,” pungkasnya. (Jim)












