TULANGBAWANG BARAT-Dinas PUPR Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menyebut pekerjaan proyek jalan di wilayah utara Tubaba sudah sesuai ketentuan.
Menurut, Kabid Bina Marga DPUPR Tubaba, Iwan Balaw mengatakan, bahwa proyek jalan yang sudah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) itu sebenarnya sudah selesai dengan sebaik-baiknya.
Namun, setelah selesai pekerjaan, terjadi cuaca alam yang tidak mendukung, yakni curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan timbunan tanah dibahu jalan masuk ke tengah jalan.
Karena, tanah timbunan itu pun bukan tanah pilihan ataupun base.
“Saat PHO kondisi jalannya baik. Tidak terjadi seperti yang saat ini terjadi,” kata Iwan Balaw saat dikonfirmasi wartawan usai mengikuti tinjauan Komisi III, Selasa (7/1/2024).
Saat ini pihaknya juga telah memberitahu kepada pihak ketiga untuk memperbaiki pekerjaan jalan tersebut.
Diberitakan sebelumnya,
Tiga proyek jalan di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun anggaran 2024 diduga bermasalah.
Ketiga proyek bina marga tersebut yakni,
Rekonstruksi jalan Sp V Gunung Agung Marga Jaya, dikerjakan oleh PT. Dwara Ratu Konstruksi, No kontrak 600/08/KONTRAK/DPUPR/TUBABA/VI/2024, nilai kontrak Rp.4.616.830.000, akses menuju jalan poros provinsi ke Exit Tol Lambu Kibang
Selain itu proyek jalan beton di Kegiatan rekonstruksi Mulyo Jadi – Setia Bumi yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) yang dikerjakan oleh perusahaan CV. Nuansa Karya Konstruksi. No kontrak 600/01/KONTRAK/ DPUPR/ TUBABA/VI/2024, nilai kontrak *Rp.12.639.534.000*. Akses menuju jalan poros Provinsi menuju Exit Tol Tiyuh (Desa) Lambu Kibang.
Rekonstruksi jalan Indraloka 2 – Batas Kabupaten Tulang Bawang, dikerjakan oleh CV. Satria Prabu Kencana, No kontrak 600/04/KONTRAK/DPUPR/ TUBABA/VI/2024, nilai kontrak *Rp.3.648.259.000*, akses jalan menuju exit Tol Way Kenanga dan akses jalan penghubung antar Kabupaten Tubaba dan Tulang Bawang.
Ketua Komisi III DPRD Tubaba, Edi Anwar mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan DPRD, secara kasat mata dapat dilihat ada beberapa titik pekerjaan bina marga yang sudah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) oleh Dinas PUPR meskipun dalam kondisi yang belum seutuhnya selesai.
“Ada temuan pekerjaan yang belum selesai tapi sudah di PHO. Salah satu contohnya adalah pekerjaan jalan beton ruas SP V Gunung Agung Kecamatan Gunung Terang – Marga Jaya Kecamatan Gunung Agung,” ujar Edi kepada wartawan, Selasa (7/1/2024).
Selain melakukan monitoring di wilayah utara Tubaba, Komisi III juga melakukan pengawasan di Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT).
Adapun tempat yang ditinjau yakni beberapa ruas jalan lingkungan di kelurahan Panaragan Jaya dan Tiyuh Tirta Makmur serta pekerjaan bidang pengairan Way Tulung Ni, Tiyuh Pulung Kencana.
Namun, kali ini Edi Anwar enggan membeberkan terkait temuannya di lapangan.
Menurutnya, hasil temuan kali ini akan dirahasiakan sampai pelaksanaan hearing bersama Dinas PUPR Tubaba pada 9 Januari mendatang. (Jim)












