TULANGBAWANG BARAT-Salah satu icon terbaru di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yakni patung Suhunan Ria.
Patung yang tingginya mencapai 9 meter berbahan stainless dengan besi penyangga 6 meter 4 ini dibuat dan dirakit di workshop Yogyakarta yang dikerjakan oleh CV.Jalasena Pratama sebagai rekanan menelan anggaran mencapai Rp.1,2 Miliar.
Patung Suhunan Ria terletak di perbatasan antara Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) dan Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU).
Tepatnya diantara Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU) Kecamatan TBT dan Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan TBU.
Patung ini adalah karya tangan terakhir bupati Tubaba periode 2017-2022, Umar Ahmad.
Tujuannya juga sama, yakni untuk menjadi icon wisata yang dapat menghidupkan roda perekonomian masyarakat. Seperti Tugu Rato Nago Besanding, Patung Megow Pak dan Islamic Center, Kota Budaya Uluan Nughik serta Las sengok Tubaba.
Namun sayang, selepas masa jabatan Bupati Umar Ahmad, patung ini nasibnya tak semujur icon wisata lainnya.
Patung Suhunan Ria ini justru tampak tak terawat. Banyak sekali rumput yang menjulang tinggi.
Bahkan, jika dijadikan ladang pakan ternak sapi atau kambing. Sudah menjadi layaknya tempat percontohan bank pakan ternak.
Sepertinya halnya bank pakan ternak yang dicanangkan Pemkab Tubaba.
Kondisi ini menunjukan bahwa minimnya perawatan terhadap icon wisata yang ada di Tubaba.
Padahal, lokasi patung tersebut merupakan perlintasan utama satuan kerja yang membuat patung ini. Yakni Dinas PUPR Kabupaten Tubaba. (Jim)












