Akhirnya DLH Tubaba Bersihkan Rumput Serut di Patung Suhunan Ria

TULANGBAWANG BARAT-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akhirnya membersihkan rumput serut yang mengelilingi patung Suhunan Ria.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Tubaba, Andi Kurnia mengakui pihaknya belum pernah sama sekali membersihkan area petung penari wanita tersebut.

Pasalnya, lanjut Andi, belum ada kewenangan jelas soal perawatan patung Suhunan Ria. Antara DLH dan Dinas Perkimta Tubaba.

” DLH bertanggungjawab dengan lingkungan jalan protokol. Sementara Disperkimta bertanggungjawab dengan pertamanan. Memang patung tersebut berada di area ruas jalan protokol,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Andi, DLH Tubaba mengambil sikap untuk bertanggungjawab atas perawatan patung tersebut.

” Setelah berkoordinasi dengan Disperkimta, kamin sepakat DLH yang bertanggungjawab membersihkan patung itu,” Kata dia.

Diberitakan sebelumnya,

 

Salah satu icon terbaru di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yakni patung Suhunan Ria.

Patung yang tingginya mencapai 9 metera berbahan stainless dengan besi penyangga 6 meter 4 ini dibuat dan dirakit di workshop Yogyakarta yang dikerjakan oleh CV.Jalasena Pratama sebagai rekanan menelan anggaran mencapai Rp.1,2 Miliar.

Patung Suhunan Ria terletak di perbatasan antara Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) dan Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU).

Tepatnya diantara Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU) Kecamatan TBT dan Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan TBU.

Patung ini adalah karya tangan terakhir bupati Tubaba periode 2017-2022, Umar Ahmad.

Tujuannya juga sama, yakni untuk menjadi icon wisata yang dapat menghidupkan roda perekonomian masyarakat. Seperti Tugu Rato Nago Besanding, Patung Megow Pak dan Islamic Center, Kota Budaya Uluan Nughik serta Las sengok Tubaba.

Namun sayang, selepas masa jabatan Bupati Umar Ahmad, patung ini nasibnya tak semujur icon wisata lainnya.

Patung Suhunan Ria ini justru tampak tak terawat. Banyak sekali rumput yang menjulang tinggi.

Bahkan, jika dijadikan ladang pakan ternak sapi atau kambing. Sudah menjadi layaknya tempat percontohan bank pakan ternak.

Sepertinya halnya bank pakan ternak yang dicanangkan Pemkab Tubaba.

Kondisi ini menunjukan bahwa minimnya perawatan terhadap icon wisata yang ada di Tubaba.

Padahal, lokasi patung tersebut merupakan perlintasan utama satuan kerja yang membuat patung ini. Yakni Dinas PUPR Kabupaten Tubaba. (Jim)