Tanggamus — Setelah banjir yang melanda di wilayah Pekon Belu Kecamatan Kotaagung Barat menerima bantuan BPBD Tanggamus untuk membersihkan sisa lumpur yang masih menumpuk di lingkungan sekolah.
Kegiatan pembersihan ini dilakukan pada Selasa (02/09/2025). dengan melibatkan satu unit Tanki mobil damkar serta alat penyemprot untuk membersihkan halaman sekolah dan seluruh area kelas sekolah yang terdampak banjir.
Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Tanggamus, Adi Nugroho, mengatakan pembersihan ini dilakukan dengan penyemprotan menggunakan peralatan pemadam kebakaran.
“Semenjak kemarin yang dilakukan secara investigasi, pada harinini kami bersama tim Damkar untuk membersihkan endapan lumpur di seluruh ruang kelas agar kegiatan belajar dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.
Selain itu, Kepala SDN 1 Pekon Belu, Toironi, mengungkapkan para guru sebelumnya sudah berupaya membersihkan secara gotong royong. Namun keterbatasan peralatan membuat proses berlangsung lambat.
“Hujan deras menyebabkan air masuk hingga ke ruang kelas, ruang guru, bahkan perpustakaan. Kami sangat terbantu dengan kehadiran BPBD dan Damkar sehingga pembersihan bisa lebih cepat, dan anak-anak dapat segera belajar kembali,” terangnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah sudah melakukan langkah antisipasi dengan memindahkan dokumen penting dan perangkat elektronik ke tempat aman. Meski demikian, sejumlah bangku, meja, dan buku pelajaran tetap terendam banjir.
Ucapan terima kasih juga datang dari Kepala Pekon Belu, Jonlie. Ia mengapresiasi pemerintah daerah yang cepat merespons keluhan warga.
“Atas nama masyarakat Pekon Belu, kami menyampaikan terima kasih kepada BPBD dan Damkar yang sudah membantu membersihkan sekolah. Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan normalisasi sungai Way Belu agar banjir tidak kembali melanda saat hujan deras,” ujarnya.
Dengan selesainya pembersihan, SDN 1 Pekon Belu diharapkan dapat kembali melaksanakan aktivitas belajar mengajar dalam waktu dekat. (Bowo)












