TUBABA  

Dorong Kemandirian Ekonomi Kreatif, Ketua TP PKK Tubaba Tinjau Rumah Batik Kirana di Way Kenanga

WAY KENANGA – Dalam upaya nyata mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ny. Novianti Novriwan, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Batik Kirana, Kamis (11/06/2026). Rumah produksi batik tulis ini terletak di Tiyuh Mercu Buana, Kecamatan Way Kenanga.

​Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung proses produksi, sekaligus memberikan pembinaan serta motivasi kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik di wilayah tersebut.

​Didampingi oleh jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, unsur pimpinan Kecamatan Way Kenanga, dan aparatur Tiyuh Mercu Buana, Ny. Novianti Novriwan melihat secara saksama setiap tahapan pembuatan batik. Mulai dari proses penyiapan kain mori, pembuatan pola, hingga proses pewarnaan detail yang menjadi ciri khas batik tulis setempat.

Ada momen menarik dalam peninjauan tersebut. Ny. Novianti tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga turun langsung mencoba proses nyolet atau mewarnai bidang motif menggunakan kuas panjang di atas bentangan kain. Kain batik yang tengah digarap tersebut memperlihatkan perpaduan warna yang berani dan elegan, yakni dominasi warna biru tua (navy), biru muda, dan aksen emas.

​Di sela-sela kegiatan, Ny. Novianti juga berdialog langsung dengan para pengrajin perempuan yang tengah tekun bekerja. Ia mengapresiasi ketelitian dan dedikasi mereka dalam menjaga kualitas goresan, yang menjadi penentu nilai estetika sebuah batik tulis.

​”Rumah Batik Kirana ini adalah potensi yang luar biasa. Tidak hanya sekadar memproduksi kain, tetapi tempat ini menjadi wadah pelestarian identitas budaya Tulang Bawang Barat. Kami dari TP PKK akan terus mengawal, membantu promosi, dan mendorong agar produk-produk ini bisa dikenal lebih luas,” ujar Ny. Novianti Novriwan penuh semangat.

Selain melihat proses pembuatan, Ketua TP PKK Tubaba beserta rombongan juga meninjau galeri pameran Rumah Batik Kirana. Di sana, mereka disuguhkan berbagai lembaran kain batik siap pakai dengan kombinasi warna yang beragam, mulai dari corak gelap hingga warna cerah seperti oranye.

​Perhatian Ny. Novianti sempat tertuju pada sebuah karya batik yang dibingkai rapi di dinding rumah produksi. Batik tersebut menampilkan visualisasi rumah adat Lampung (Sesat Agung) dan ornamen Siger yang dipadukan secara estetis. Menurutnya, inovasi motif yang mengangkat kearifan lokal seperti ini adalah kunci agar batik Tubaba memiliki identitas kuat dan daya saing tinggi di pasar nasional.

Di akhir kunjungannya, Ny. Novianti menegaskan bahwa TP PKK Tubaba berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan di tingkat tiyuh (desa), melalui sektor kerajinan tangan.

​Ia berharap Rumah Batik Kirana dapat terus berkembang, merekrut lebih banyak tenaga kerja lokal, dan melahirkan inovasi-inovasi motif baru yang mencerminkan semangat “Ragem Sai Mangi Wawai” (Kebersamaan menuju keberhasilan). Sinergi antara pemerintah daerah, pengurus PKK, dan pengrajin diharapkan dapat membuka jalur pasar yang lebih luas, baik melalui pameran daerah maupun pemanfaatan platform digital. (*jim)