Pejabat Tinggi Pratama dan Aministrator di Lampung Barat Dilantik

LAMPUNG BARAT-Ppejabat Tinggi Pratama, dan Aministrator di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dilantik.

Pejabat yang dilantik di Lapangan Pemkab setempat yakni,.Paijo sebagai Kepala Balitbang, Widyatmoko Kurniawan sebagai Kadiskes, Iman Hendarman sebagai Direktur RSUDAU, Saparudin sebagai Kabag Umum, dan Sekretaris Dinsos Agustina.

Terjawab sudah spekulasi masyarakat selama ini Widyatmoko Kurniawan yang bakal menduduki posisi strategis Kadiskes Lambar. Pasalnya, Wawan sapaan akrab Widyatmoko Kurniawan masuk dalam daftar rolling hari ini, dimana sebelumnya posisi Kadiskes diadakan seleksi terbuka JPTP.

Selan itu, posisi Direktur RSDAU yang semula dijabat Wawan bakal digantikan Iman Hendarman yang sebelumnya menjabat dr. spesialis anak di RSDAU setempat.

Sedangkan, dua pejabat eselon III yang turut dilantik menuai perhatian, dikarenakan satu diantaranya Saparudin, dirolling kembali menjadi Kabag Umum yang sebelumnya masuk daftar rolling eselon III belum lama ini yang mengamanahkan dirinya menjadi Sekretaris Dinsos Lambar. Sementara itu, Sekretaris Dinsos dipercayakan kepada Agustina yang sebelumnya menjabat Kabag Umum.

Ahmad Hikami selaku Kepala BPKSDM mengatakan, rolling merupakan sesuatu hal yang biasa dalam instansi, itu merupakan penyegaran ditubuh institusi.

Selain rolling pejabat, kegiatan yang pimpin langsung oleh Bupati Lambar Parosil Mabsus tersebut juga sebagai penyerahan petikan surat keputusan (SK) perubahan status PNS, SK pengangkatan PPPK dan Penandatanganan Perjanjian Kerja PPPK.

“Selain rolling, hari ini penyerahan SK PNS 100 persen formasi 2018 sebanyak 188 ASN dan Pengangkatan PPPK sebanyak 65 orang,” ujar Ahmad Hikami.

Menurutnya, sebanyak 188 PNS yang diberikan SK dengan rincian 180 formasi umum, 1 eks tenaga honor kategori 2 (K2) tahun 2018 dan 7 lainnya tenaga kesehatan bidan hasil PTT tahun 2019.

Sementara itu, untuk PPPK yang menandatangani perjanjian kerja di wilayah Lambar yakni sebanyak 65 orang dengan rincian 37 orang asal penyuluh pertanian dan 28 lainnya tenaga pendidik. (Ronal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *