TULANGBAWANG BARAT-Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) mencanangkan tiga program inovasi baru.
Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab)Tubaba Nurkholis Majid mengatakan, ketika program tersebut yakni, pembinaan ASN, baik itu eselon ll dan lll, Akademi Khotib Indonesia (AHI) dan pemberian insentif kepada seluruh guru ngaji se-Kabupaten Tubaba.
Dia juga menuturkan, program-program tersebut merupakan program alternatif dari beberapa program yang tidak bisa terlaksana akibat dari efek pandemi Covid-19.
” Ketiga program ini adalah inovasi terbaru di Skretariat Bagian Kesra. Saya punya inisiatif kalau beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan tidak jadi terlaksana, maka akan kita alihkan ke kegiatan yang kira-kira tidak mengundang banyak orang yang pastinya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) misalnya saya ada rencana agar dana itu terserap maka ada wacana kegiatan yang akan kita laksanakan seperti, Program pembinaan mental ASN, Akademi Khotib Indonesia, dan Insentif guru ngaji”. Terangnya dikonfirmasi wartawan diruangnya. Selasa (16/02/2021).
Dirinya juga menjelaskan, jika anggaran program tersebut belum bisa terakomodir di APBD murni, ada dua opsi untuk mengimplementasikan program tersebut. Yakni, dengan menggandeng beberapa organisasi masyarakat (ormas) ataupun dengan berupaya program tersebut bisa dianggarkan di APBD perubahan.
“Kalaupun program ini belum bisa diakomodir di APBD murni, kedepannya kita akan berkerjasama dengan beberapa ormas. Seperti, Baznas, Nahdatul Ulama (NU) dan lain sebagainya. Ataupun kita upayakan agar bisa terakomodir di APBD perubahan,” pungkasnya. (Deb/Jim)












