Penemuan Mayat Membusuk Hebohkan Warga Sribasuki Kotabumi

LAMPUNG UTARA-Warga RT. 04 RW. 02 kelurahan Sribasuki kecamatan Kotabumi kabupatrn Lampung Utara di hebohkan dengan penemuan mayat laki-laki bernama Tjhun Min bin Khiong (67 tahun) di dalam rumah miliknya dibilangan gang Nusa Indah jalan Ahmad Akuan Sribasuki, sekira pukul 17.00 Wib. Jumat (02/04/2021) sore.

Babinsa Sribasuki Koptu Dwi Sasmito selaku salah seorang saksi, menjelaskan kronologis kejadian tersebut kepada reporter SKH Media Rakata, dimana menurut penjelasannya saat itu Ketua RT. 04 kelurahan Sribasuki, Didon menerima adanya laporan dari warga setempat bahwa di rumah korban bernama Tjhun Min bin Khiong banyak lalat dan bau busuk yang menyengat. Kemudian, kata Koptu Dwi Sasmito, Pak RT Didon menghubungi dirinya.

“Menerima informasi dari Pak RT, saya langsung mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP). Setiba dilokasi, saya bersama Pak Ketua RT langsung mengecek sumber aroma busuk tersebut di rumah korban. Dengan memanjat tembok belakang rumah korban lalu kami melihat korban Tjhun Min telah meninggal dunia dengan kondisi terlentang di lantai dapur rumah,” jelas Koptu Dwi Sasmito.

Ditambahkan oleh Koptu Dwi bila korban saat itu menggunakan celana pendek dan tidak mengenakan baju.

“Kondisi korban sudah di rumuni lalat dan semut kemudian kami langsung menghubungi anggota Polres Lampung Utara. Dan setiba dilokasi, tim dari Polsek Kotabumi dan Polres Lampung Utara langsung melakukan pendobrakan pintu depan rumah korban, sebab saat itu pintu sedang dalam keadaan terkunci,” jelasnya.

Setelah itu, lanjut Koptu Dwi Sasmito, anggota Polres Lampung Utara melakukan oleh TKP dan selanjutnya mereka menghubungi pihak medis untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi.

Dalam hal ini, jelas Koptu Dwi Sasmito, pihak keluarga korban, Junaidi (kakak korban) tidak menginginkan korban Tjhun Min untuk dilakukan autopsi jenazah dan pihak keluarga telah membuat surat pernyataan.

Senada dengan itu, Ketua LK.02 Sribasuki, Debi juga menceritakan terkait kejadian tersebut.

Menurut Debi, saat kejadian ditemukannya jenazah Tjhun Min dalam keadaan membusuk di dalam rumahnya, anak dan istri korban sedang berada di Jakarta.

“Saat di temukan, korban Tjhun Min sudah tidak bernyawa, di duga korban sudah 3 hari meninggal dunia. Korban memiliki riwayat sakit diabetes. Ceceran darah yang mulai menghitam di sekitar jasad korban di duga faktor saat terjatuh kepala korban terbentur dan hingga keluarkan darah di bagian kepala,” ujarnya kepada reporter SKH Media Rakata saat sedang dilokasi kejadian. (ica/dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *