Hanafiah: Lestarikan Begawi Mupung Pepadun Marga Anak Tuha Lamteng

LAMPUNG TENGAH-Begawi Mupung Pepadun budaya warisan leluhur Marga Anak Tuha Lampung Tengah, yang menolak punah dan tetap eksis ditengah terpaan budaya dari luar.

Hal itu diungkapkan oleh anggota Komsis III DPRD Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Hanafiah saat menghadiri Begawi Mupung Pepadun Marga Anak Tuha Kampung Bumiaji Kabupaten Lamteng, Minggu (12/4/2021).

Menurut politisi Partai Nasdem Lamteng ini, budaya adat Lampung yang unit merupakan warisan leluhur yang harus dipertahankan ditengah terpaan budaya barat.

Mantan Kepala Kampung (Kakam) Bumi Aji, Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lamteng tersebut mengatakan, jika Begawi adat Lampung tidak kita rawat, jaga dan lestarikan maka tidak menutup kemungkinan akan punah.

“Mari kita jaga, rawat dan lestarikan budaya adat Lampung yang banyak ritual unik. Karena, bila bukan kita yang menjaga merawat dan melestarikan Begawi budaya adat Lampung, maka ritual unik tersebut akan punah diterjang budaya dari luar,” jelasnya.


Untuk itu Hanafiah mengajak seluruh tokoh ada untuk tetap menjaga tradisi warisan dituru nene moyang orang Lampung agar tetap lestari.

Untuk memperkenalkan Begawi Mupung Pepadun budaya antik, dan unik Hanafi akan menggandeng berbagai pihak.

“Agar begawi Mupung Pepadun bisa dikenal diseluruh antero jagat raya ini butuh keseriusan semua pihak untuk memperlenalkanya,” ujar Hanafiah.

Ritual kebudayaan yang masih murni belum terkontaminasi oleh pengaruh budaya lain dan menjadi pesta adat terakbar tersebut memang membutuhkan perhatian semua pihak agar tetap menjadi acuan dan rujukan adat tetap excis untuk selamanya.

“Semoga Begawi adat Lampung tetap lestari dan semakin dikenal banyak orang sehingga tersohor sampai dipelosok negri, ” pungkasnya. (Rendi/Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *