Kadiskes Lampung Sebut Lansia Paling Rentan Terpapar Covid-19

BANDAR LAMPUNG-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana sebut lansia atau orang yang sudah lanjut usia paling rentan terpapar Covid 19.

Salah satu fokus dalam menekan angka Covid-19 ini adalah menjaga lansia agar tetap sehat.

“Ada perintah kita harus mengejar lansia terutama dalam pelaksanaan vaksinasi,” ujar Reihana saat Dialog Interaktif terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung, di Hotel Emersia, Sabtu (24/4/2021) bersama DPRD dan Gubernur Lampung.

Reihana menyebutkan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kabupaten/Kota seperti penanganan lansia dirumah Panti Jompo dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu).

“Panti jompo harus diperhatikan karena lansia disana perlu sehat dan Posbindu karena yang datang adalah lansia termasuk yang mempunyai penyakit penyerta (komorbid) dan jika ada komorbid harus segera kita intervensi,” kata dia.

Sementara, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota dan DPRD Provinsi Lampung, serta stakeholder terus membangun koordinasi dalam melakukan penanganan Covid-19.

Koordinasi ini menjadi salah satu kata kunci keberhasilan dalam menekan angka Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Kita menyadari urusan Covid-19 ini tidak hanya ditangani oleh Gubernur saja, tetapi kita semua, baik dengan Bupati/Walikota, TNI, Polri, tokoh agama, pengusaha dan instansi terkait lainnya,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan pekan ini juga akan kembali mengundang para Bupati/Walikota untuk memperkuat kembali komitmen dalam penanganan Covid-19 sekaligus menindaklanjuti arahan dari Pemerintah Pusat pada rapat kemarin.

“Senin esok kita akan undang Bupati/Walikota, kita akan kembali tegaskan jangan sampai kita lengah dan lalai,” katanya.

Selain itu kita juga berupaya menekan angka Covid-19 pengetatan di tingkat desa. “Saya juga akan menegaskan kepada Bupati/Walikota untuk melakukan pengawasan ditingkat desa,” tutur dia.

Hadir dalam Dialog Interaktif Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan.

Dan juga dihadiri para Direktur Rumah Sakit di Provinsi Lampung, Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan Indonesia Sejahtera (LBH KIS) dan instansi terkait. (*/Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *