LAMPUNG UTARA-Kesungguhan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dalam upaya pengendalian dan perangi Covid-19 di kabupaten setempat di buktikan dengan nyata, dimana, Tim Satgas Covid-19 Lampung Utara,dengan santun dan tegas, pada Minggu (11/07/2021) siang sekira pukul 11.00 Wib, membubarkan acara pesta yang digelar di dua tempat pada titik lokasi berbeda, yaitu di rumah kediaman Warga dibilangan jalan Bangau RT.02/RK.04 Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan dan di rumah kediaman Warga dibilangan jalan Kapten Mustofa RT.06/RK.06 Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampura.
Adapun Tim Satgas tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan 2 personil, TNI 7 personil, Polri 7 personil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 4 personil, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP 2 personil, Dinas Perhubungan 2 personil dan dari PMI 2 personi, dimana Tim tersebut di koordinir oleh Kasat Pol PP Lampura Pirmansyah dan Kepala Bidang (Kabid) BPBD setempat.
Diketahui, pasca kabupaten Lampung Utara ditetapkan berstatus Zona Merah Covid-19 pada 6 Juli 2021 lalu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara resmi keluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai langkah penanggulangan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di kabupaten setempat.
“Dalam situasi Lampung Utara masih berstatus zona merah seperti saat ini tidak ada kegiatan pengumpulan masyarakat. Kalau ada yang akan menggelar hajat pesta agar untuk dapat di tunda dan bilamana masih ada yang melanggar, konsekwensinya tentu akan di bubarkan,” tegas Bupati Lampung Utara Budi Utomo yang disampaikan langsung dari Rumah Jabatan Bupati Lampung Utara pada saat menggelar Rakor Penanggulangan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 secara virtual. Kamis (08/07/2021) lalu.
Diketahui, aksi Tim Satgas Covid-19 Lampung Utara tersebut menuai apresiasi dan mendapat pujian dari belbagai kalangan.
“Kami dukung langkah Satgas Covid-19 Lampura guna berjuang memutus rantai penyebaran Covid. Aneh, kita masih zona merah masih saja ada yang berani menggelar pesta,” diantara ungkapan dan komentar yang beredar di akun Facebook dan WhatsApp. (ica/dra)












