
MESUJI – Inilah yang dilakukan oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mesuji dalam menjalankan Patroli Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM Level 3).Para petugas Satpol PP yang berkeliling dari desa ke desa memastikan aturan PPKM berjalan dengan baik, dalam Patroli tersebut juga terlihat para POl-PP sibuk membagikan bingkisan untuk masyarakat.
Kepala Satuan (Kasat) Pol-P Kabupaten Mesuji Widada Prawira mengatakan, pihaknya rutin melakukan Patroli untuk mensosialisasikan PPKM dengan turun ke desa-desa diwilayah kabupaten setempat.
” Satu persatu rumah penduduk dan Pedagang yang tengah beraktivitas kita hampiri awalnya mereka kaget, namun karena kami dengan senyum dan santun mendatangi mereka membuat warga terpikat, nah obrolan dan himbauan terkait PPKM dan Protokol kesehatan kemudian perlahan kita sampaikan,” jelas Widada, Rabu (18/8/2021).
Dikatakannya Patroli tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa Patroli PPKM ini bukan bermaksud membatasi kegiatan masyarakat untuk mencari nafkah, tetapi memastikan keselamatan dan kesehatan wargalah yang utama.
Disamping menyampaikan imbauan, petugas Pol-PP juga kerap menyerahkan bingkisan berupa paket sembako dan masker kepada masyarakat.
“Pemberian sembako wujud kepedulian kita.Namun kita juga melihat kondisi masyrakat yang kita temui dan jika kondisinya memprihatinkan kita beri bingkisan bentuk empati dan kepedulain Sat-Pol PP kepada masyrakat,”imbuhnya.
Dalam Patroli PPKM yang rutin dilaksanakan tersebut Kasat Pol-PP didampingi Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Aparatur (SDA) Afandi dan wawan Kuswana sebagai Kabid Penegakan Perda serta Tim Patroli dari Sat Pol-PP Kabupaten setempat.
Kabid SDA Afandi menambahkan bahwa Patroli kepatuhan masyarakat dalam penerapan Protokol kesehatan dan pendistribusian sembako antara lain dilaksanakan disejumlah lokasi dikecamatan Rawa Jitu utara yaitu desa Panggung jaya dan desa way puji, dan akan terus dilaksanakan dikecamatan lainnya.
“Ya kegiatan ini akan kita laksanakan dikecamatan-kecamatan lainnya.Kalau ditanya dari mana sumber nya untuk paket sembako tersebut itu dari dana Kita Pribadi sengaja kita sisihkan dari gaji dan tunjangan kita pribadi,” tegas Afandi.
Dikatakan Afandi bahwa masyrakat harus diketuk hatinya dengan cara dan sikap yang baik oleh petugas agar kesadaran PKKM bisa diterima dengan baik dan tidak menimbulkan keributan dengan masyrakat. Dengan cara tersebut diharapkan bisa memitus mata rantai penyebaran Covid-19 di Mesuji.
“Semoga Dengan pendekatan yang baik, dapat mengedukasi warga agar benar-benar mematuhi betul urgensi PPKM ini, sehingga dapat menekan penyebaran covid 19 dikabupaten Mesuji dan kita sekarang sudah keluar dari Zona merah dan kembali di Zona Orange,” pungkasnya. (Mis)












