DAERAHLAMPUNG UTARA

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Covid-19, Sat Binmas Polres Lampura Gelar FGD

LAMPUNG UTARA – Dalam upayanya mencegah penyebaran Covid-19 dan percepatan vaksinasi, Satuan Binmas Polres Lampung Utara (Lampura) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Gedung Wira Satya (GWS) Mapolres setempat, Rabu (29/9/2021).

Acara FGD yang bertajuk ‘Dalam Rangka Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan Percepatan Vaksinasi’ itu, dibuka oleh Waka Polres Lampura Kompol Dwi Santosa mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismal.

Adapun peserta pqda acara tersebut terdiri dari Ketua Sencom dan anggota, KBPP Polri, Pokdar Kamtibmas, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Utara, serta perwakilan anggota Bhabinkamtibmas dari 15 Polsek yang ada di Lampung Utara.

Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Kesbangpol Kabupaten Lampung Utara yang juga selaku ketua Pokdar Kamtibmas Fadli Achmad, Kepala BPBD Nozie Efialis, dr. Dian Mauli dari Dinas Kesehatan, Ketua Da’i Kamtibmas dan Kepala UPTD Puskesmas, serta beberapa Lurah yang ada di kecamatan Kotabumi.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Waka Polres Kompol Dwi Santosa menyampaikan melihat beberapa provinsi dan kabupaten di Indonesia yang mengalami penyebaran lebih awal dari kita, ada yang melakukan lockdown dengan segala konsekwensi yang menyertainya.

“Tetapi ada juga provinsi yang tidak melakukan lockdown namun melakukan langkah dan kebijakan yang ketat untuk menghambat Covid-19,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Waka Polres Lampura, bila Pemerintah telah membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang diketua oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dimana telah bekerja secara efektif dengan mensinergikan kekuatan nasional, baik di pusat maupun di daerah dengan melibatkan unsur TNI/ Polri, serta juga unsur swasta, lembaga sosial dan perguruan tinggi.

“Berdasarkan data yang di rilis sejak awal di umumkan adanya virus Covid-19 hingga saat ini, jumlah orang yang terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten Lampung Utara lebih kurang 3.917 kasus positif, 2.427 sembuh dan 174 meninggal,” terangnya.

Dikatakan Kompol Dwi bila pemerintah daerah dibantu jajaran TNI dan Polri serta dukungan dari pemerintah pusat untuk terus melakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam menangani penyebaran dan dampak Covid-19, membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, dimana kebijakan tentang sebagian bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi online, dengan tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat, menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta banyak orang. Meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi Covid-19 dan pengobatan secara maksimal, dengan memanfaatkan kemampuan rumah sakit daerah, dan bekerja sama dengan rumah sakit swasta.

Dampak pandemi Covid-19, lanjut Kompol Dwi, telah memperlambat ekonomi negara secara masif dan signifikan, termasuk terhadap perekonomian di kabupaten Lampung Utara ini sendiri. Pemerintah telah dan terus melakukan langkah-langkah cepat untuk mengantisipasi beberapa dampak ini, Salah satu langkah pemerintah ialah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berupaya mencegah penyebaran Covid-19 serta meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.

Berdasarkan data yang telah dirilis oleh pemerintah daerah, saat ini kabupaten Lampung Utara berada di zona kuning yang dalam artianya resiko rendah penyebaran virus Covid-19, akan tetapi kita tidak boleh lengah dengan hal tersebut, dan kita harus tetap menjaga disiplin dalam protokol kesehatan, sehingga pada akhirnya pendemi ini hilang sepenuhnya.

“Saya berharap FGD ini dapat memberikan formula dan solusi bermanfaat dalam dalam menangani dan memutus penyebaran Virus covid-19 serta pecepatan vaksinasi. Terima kasih dan penghargaan kepada para narasumber FGD yang dengan kompetensi dan kepakarannya dapat memberikan solusi, saya berharap poin-poin FGD ini dapat di implementasikan oleh kita semua,” pungkasnya. (*/ica/dra)

Comment here