DAERAHLAMPUNG SELATAN

Polres Lamsel Terjunkan Anggota Bhayangkari Guna Percepatan Vaksinasi

LAMPUNG SELATAN — Guna membanatu percepatan Vaksinasi di wilayah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Polres Lamsel menerjunkan Anggota Bhayangkari untuk membantu Vaksinasi.

Tidak tanggung tanggung, sebanyak 67 orang Bhayangkari yang diterjunkan oleh Polres Lamsel guna percepatan Vaksinasi di wilayah itu.

Tentu saja tidak semua Anggota Bhayangkari yang di perbantukan, tapi ibu ibu bhayangkari yang memiliki latar belakang pendidikan Kesehatan.

“Saya minta bantuan ibu ibu bhayangkari, yang memiliki latar belakang kesehatan, untuk membantu memberikan pelayanan Vaksinasi kepada masyarakat, tujuannya agar target vaksinasi di Wilayah Lamsel segera kita capai ” ujar Kapolres Lampung Selatan AKBP Edein, Selasa (12/10/2021) saat pertemuan di Aula Gedung Polres Lampung Selatan.

Dia mengatakan, saat ini semua warga masyarakat harus bergotong-royong dalam rangka percepatan Vaksinasi, guna mencegah penyebaran covid-19 dan terbentuknya Herd Immunity dikabupaten Lampung Selatan ini.

“Kalau memang diizinkan, saya akan latih anggota untuk memberikan pelayanan Vaksinasi, saya juga akan lepas baju saya, dan akan membantu para Vaksinator untuk melayani vaksinasi kepada warga masyarakat, agar didaerah ini terbentuk Herd Immunity ” ujar dia.

Hanya saja kata Kapolres Lamsel ini, dirinya tidak mungkin melakukannya, karena dia tidak memiliki keahlian dan latar belakang pendidikan dibidang kesehatan.

“Karena itu saya mohon kepada para ibu anggota Bhayangkari yang mempunyai latar belakang pendidikan kesehatan untuk turut andil dan berpartisipasi dalam penanganan percepatan vaksinasi ini,” paparnya.

Kapolres melanjutkan bahwa, upaya percepatan vaksinasi massal Nasional menuju Indonesia sehat ini, akan terus dilakukan bersama TNI dan pemerintah daerah Lamsel.karenanya dirinya menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi prokes dan melaksanakan 5 M.

Sekedar untuk diketahui bahwa anggota Bhayangkari Cabang Polres Lamsel yang memiliki latar belakang pendidikan kesehatan sebanyak 67 orang dengan keahliannya sebagai berikut, 4 orang dokter, 29 orang Bidan, 25 orang perawat, 1 orang Analis, 1 orang Analis PMI, 1 orang perawat Gigi, 1 orang Nutrisionis dan 1 orang Apoteker. (Humas/Lim)

Comment here