
TULANGBAWANG BARAT-Penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kian meraja rela. Pasalnya, pada hari ini seorang anak bernama Fika Aulia (9) warga Kelurahan Panaragan Jaya, Kabupaten Tubaba terserang penyakit DBD.
Saat ini anak yang duduk di bangku kelas 3 SD tersebut sedang menjalani perawatan di RSUD setempat.
“Awalnya demam selama dua hari. Saya pun segera membawanya ke RSUD untuk berobat. Ketika dicek oleh dokter, jumlah trombositnya hanya 15.000, jauh dari jumlah normal, yakni 150.000,” ujar Leni (ibu kandung Fika) saat dikonfirmasi waratawan, Rabu (2/2/2022).
Sebelumnya, satu keluarga di Kabupaten Tubaba dikabarkan telah terserang penyakit DBD. Tepatnya di Tiyuh (Desa) Panaragan, Rt02 Rk02, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT).
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan satu keluarga tersebut masing-masing My (53) dan dua anak laki-lakinya, AD (25) adiknya MD (21).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tubaba, Majril melalui Sekretarisnya membenarkan penambahan kasus tersebut.
“Total kasus 10 pasien, di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Terhitung sejak bulan Januari 2022,” kata Sekretaris Dinkes, Eka.
Lanjutnya, sesuai tupoksi Dinkes,
Standar Operasional Pelayanan (SOP) penanganan DBD dilaksanakan di wilayah Puskesmas masing-masing. Jika ditemukan kasus DBD melalui laporan hasil resmi laboratorium yang dinyatakan positif DBD. Selanjutnya Tim turun lokasi untuk penyelidikan epidemiologi (PE).
“Jika hasil PE menunjukkan positif,
dilanjutkan dengan fogging,” pungkasnya. (Jim)












