
TULANGBAWANG BARAT-Lima Fraksi di DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) mendesak DPC, DPD dan DPP Partai PDI-P mengambil sikap terkait mosi tidak percaya yang ditujukan terhadap Ketua DPRD, Ponco Nurgoho.
Ketua Fraksi Gerindra Tubaba, Yantoni mengatakan, kelima fraksi tersebut yakni, Fraksi partainya, Wakil Ketua F- Hanura-Perindo, Sudirwan, Ketua F-Partai Demokrat, Paisol, Ketua F-Partai NasDem, Sobri dan Ketua F-Amanat Kebangsaan, Rusli.
Lanjut Yantoni, DPD maupun DPC PDI-P Lampung harus segera mengambil tindakan, karena problematika yang sedang berlangsung dapat menghambat proses berjalannya roda pemerintahan.
Dia juga menegaskan, kelompok mosi tidak akan menarik kembali keputusan yang sudah diambil. Dan bersikeras tidak akan menghadiri rapat yang dihadiri Ponco.
“Pembahasan APBD saja terhambat. Ini tentunya membuat semua kegiatan-kegiatan pemerintah yang bersifat baik, yakni untuk membantu masyarakat menjadi tersendat,” kata dia.
Masih kata Yantoni, terkait siapa saja yang akan menggantikan posisi Ponco, dirinya menegaskan tidak akan mengintervensi.
“Ini murni hak DPC Partai PDI-P Tubaba, saya tidak mempunyai kepentingan. Karena langkah yang saya ambil ini untuk kepentingan masyarakat,” kata dia.
Terkait ketidak kuoruman, lanjut Yantoni, rapat paripurna yang dilaksanakan hari ini, pihaknya sudah datang ke Gedung DPRD Tubaba. Akan tetapi ketika rapat paripurna dipimpin Ponco, kelompok mosi sepakat untuk tidak menghadiri rapat tersebut.
“Saya tentunya memegang teguh komitmen yang sudah kami buat. Untuk tidak menghadiri rapat yang dipimpin oleh orang yang sudah tidak kami percayai. Selama dua tahun setengah, kami menjalankan tugas karena amanah yang diberikan oleh masyarakat. Sebenarnya kami sudah lama geram kepada Ponco,” kata dia.
Terpisah, hal senada dikatakan, Wakil Ketua Fraksi Hanura-Perindo, Sudirwan, kelima fraksi tersebut sudah geram terhadap Ponco.
Menurut Sudirwan, Ketua DPC Partai PDI-P Tubaba tersebut sudah tidak diinginkan lagi untuk memegang palu kepemimpinan DPRD.
“Lima fraksi tersebut menyampaikan kepada saya. Bahwa mereka tidak sudi lagi DPRD dipimpin oleh Ponco. Kalaupun pimpinan rapat bukan Ponco, kami tentu siap menghadiri rapat. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat,” kata dia.
Sudirwan berharap, agar DPC, DPD dan DPP Partai PDI-P bisa segera mengambil tindakan dalam menyikapi hal ini. (Jim)












