DAERAHMESUJI

Hindari Kejenuhan Full Day Siswa SDN 10 Rawajitu Utara Belajar di Teras

Terapkan full day agar tidak bosan siswa SDN 10 Rawajitu utara belajar di teras. ( foto: Misdi)

MESUJI-Sekolah dasar (SD) di Kabupaten Mesuji secara keseluruhan sudah melaksanakan full-Day School atau lima hari sekolah dalam seminggu. Seperti yang dilakukan oleh SDN10 Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji.

Pihak sekolah SDN 10 Rawajitu utara  menyikapi Full day School salah satunya dengan  belajar nyantai diteras hal tersebut dilakukan untuk menghindari kejenuhan siswa dalam belajar di sekolah.

Aminah Kepala sekolah SDN 10 Rawajitu utara mengatakan, bahwa selama ini Kebiasaan anak-anak Pulang Sekolah lebih awal dengan Full day sekarang pukul 13.00 Wib anak-anak  masih menghadapi Berbagai Kegiatan di Sekolah  sampai pukul  14.00 wib.

“Yang jelas kita harus banyak inovasi dan terobosan agar anak-anak bisa lebih nyaman dalam belajar,jadi  dengan Merdeka Belajar Kita Inovasikan Saja agar anak-anak  Enjoy dalam belajar salah satunya siswa kelas VI kita lakukan pukul 13.00 wib belajar di teras sekolah,” jelasnya.

Terkait sekolah  Full day tingkat sekolah dasar Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Mesuji Andi S Nuhraha membenarkan hal tersebut bahkan full day sudah berjalan di seluruh sekolah SD di kabupaten setempat.

“Ya di Mesuji sudah berjalan dan itu sudah  lama diberlakukan yaitu sejak pencabutan pembatasan Covid-19  kemarin,” Kata Kadis pendidikan saat dihubungi, Jumat (23/09/2022).

Dia berharap sekolah yang menerapkan Full day bisa melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik sesuai ketentuan yang ada.Artinya hanya untuk sekolah yang siap sesuai dengan Permendikbud 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Tidak ada paksaan bagi satuan pendidikan. “Sesuai dengan pasal 9, dapat dilakukan secara bertahap,” katanya.

Beragam aktivitas yang dapat dilakukan siswa dalam hari sekolah di antaranya kegiatan pengayaan mata pelajaran, pembimbingan seni dan budaya. Selain itu, pengembangan potensi, minat, bakat, serta kepribadian siswa juga dapat didorong melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Aturan tentang hari sekolah tersebut, merupakan hal teknis yang dapat dipilih satuan pendidikan dengan mempertimbangkan kemampuan dan ketersediaan sumberdaya. Andi mengimbau agar masyarakat tidak terjebak pada perdebatan tentang lima hari atau enam hari, namun kembali pada semangat penguatan karakter melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). 

“Di Mesuji kita coba dan kita akan lihat dan  evaluasi dengan hasil yang diperoleh di setiap sekolah untuk itu kita berharap dengan full day bisa meningkatkan kreatifitas dan kecerdasan anak kedepannya lebih baik lagi,” pungkasnya. (Mis)

Comment here