
TULANGBAWANG BARAT-Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Zaidirina Wardoyo menyatakan, Mall Pelayanan Publik (MPP), di kabupaten setempat bakal jadi yang paling prestisius.
Menurutnya, MPP di Tubaba sedikit berbeda dengan kabupaten lainnya. Karena pusat pelayanan itu akan diintegrasikan dengan seluruh tiyuh (desa) yang ada di kabupaten setempat. Guna mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan.
“Sehingga, kedepan masyarakat yang membutuhkan pelayanan, namun rumahnya agak jauh dari gedung pelayanan tidak mesti ke MPP. Cukup ke pemerintah tiyuh,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan usai melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan ke-77 di Lapangan Pemkab Tubaba, Kamis (10/11/2022).
Selain itu, lanjut Zaidirina, MPP tersebut, didukung berbagai instansi vertikal yang ada di Tubaba yang bersentuhan dengan pelayanan, dan siap bergabung dalam gedung MPP yang tengah dibangun di Kota Budaya Uluan Nughik.
”Ada sekitar 37 instansi yang siap bergabung dan memberikan pelayanan masyarakat dalam MPP tersebut. Jika ini terealisasi, maka Tubaba adalah satu-satunya di Indonesia yang full memberikan pelayanan dalam satu tempat. Kita targetkan pada pertengahan tahun 2023 inovasi ini sudah dapat berjalan,” kata dia.
Ia menjelaskan, semula MPP Tubaba direncanakan akan ditempatkan di Pasar Pulung Kencana, tetapi dikhawatirkan akan mengganggu fungsi Pasar itu sendiri. Oleh karenanya, lebih baik dibangun gedung baru di tempat yang berbeda.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Tubaba, Restu mengatakan, gedung MPP tersebut dibangun dengan konsep industrial tropis, dengan dinding bernada monokrom finishing beton ekspos. Ruangannya loss, sehingga dua bangunan itu dikonsep ruangnya dapat menampung sekitar 37 instansi pemberi pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, swasta, pengusaha, dan pihak-pihak lainnya.
”Strukturnya menggunakan baja berat, finishing beton ekspose, dan atap bangunan memanjang ke belakang dengan ukuran 13 x 30 meter. Untuk di tahap satu tahun ini, Pemkab Tubaba menganggarkan dana pembangunan dua bangunan MPP tersebut senilai Rp2,3 Miliar, yang ditargetkan selesai pembangunannya pada Desember 2022. Sedangkan, untuk tahap dua akan dikerjakan di 2023 yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun, dengan harapan dua bangunan MPP itu sudah dapat launching dan digunakan untuk pelayanan kepada publik secara maksimal di 2023 nanti,” pungkasnya. (Jim)












