Eko Yuono: 90 Persen Anak Bermasalah Hukum Tidak Paham Dengan yang Dilakukan

Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah, Saat menggelar edukasi dan sosialisasi, tentang bullying, pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba serta UU IT, di SMPN 2 Poncowati Terbanggi Besar. (foto: dok)
Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah, Saat menggelar edukasi dan sosialisasi, tentang bullying, pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba serta UU IT, di SMPN 2 Poncowati Terbanggi Besar. (foto: dok)

LAMPUNG TENGAH-Komnas Perlindungan Anak (Komnas-PA) Kabupaten Lampung Tengah, menggelar edukasi, dan sosialisasi bahaya buliying pergaulan bebas, dan penyalahgunaan narkotika serta UU ITE, di SMPN 2 Terbanggi Besar yang dilaksanakan pada Selasa-Kamis (29/11-1-12/2022).

Ketua Komnas PA Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Eko Yuono menyatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk menekan angka kejahatan yang melibatkan anak di Kabupaten Lamteng.

Bahkan, Ketua Komnas PA Lamteng menargetkan akan terus berjuang menurunkan angka kejahatan yang melibatkan anak turun hingga 90 persen.

“Kami menargetkan, untuk tahun depan kasus-kasus yang melibatkan anak-anak, baik yang menjadi korban atau menjadi tersangka dan saksi bisa turun drastis,” ujarnya.

Karena, sambung Eko Yuono, 90 persen anak-anak yang bermasalah dengan hukum, tidak paham dengan yang dilakukannya.

“Kami akan bekerja sama, dengan semua pihak untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada anak-anak di Lamteng,” jelasnya.

Hari ini, kata Eko Yuono, Komnas PA menggandeng UPTD Puskesmas Poncowati, sebagai pemberi materi terkait alat reproduksi.

“Besok, Insya allah dari kepolisian juga akan ikut memberikan materi terkait dengan kenakalan anak, dan remaja. Menyangkut, ancaman hukum bagi para pelanggar hukum,” tegasnya.

Untuk itu, Ketua Komnas PA, mengingatkan seluruh orang tua, dan tenaga pendidik, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dari lingkungan tempatnya bergaul.

“Bahkan orang tua, guru harus selalu memeriksa konten-konten yang ada di ponsel anak. Agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *