DAERAHHUKUMLAMPUNG TENGAH

Jambret Tas Gadis, Mantan Anak Punk Ditangkap Tekab 308 Presisi Polsek Seputih Surabaya

Kapolsek Seputih Surabaya, IPTU Y Budi Santoso, dan anggota seusai memimpin penangkapan terhadap pelaku Curas Nop (27) Selasa (29/11/2022) sekira Pukul 23.30.00 WIB. (foto: dok)

LAMPUNG TENGAH-Tekab 308 Presisi Polsek Seputih Surabaya, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung, mengamankan seorang mantan anak Punk, lantaran diduga telah menjambret tas, seorang gadis dijalan Rawa Kembar Kampung Gaya Baru Satu, Kecamatan Seputih Surabaya, Selasa (25/11/2022) sekira Pukul 17. 45 WIB.

Ceritanya begini ketika itu korban Indra Pratiwi (20) warga Kampung Gaya Baru, mengendarai motor scoopy hendak pulang dari suatu tempat.

Tiba-tiba, datang seorang pemuda belakangan diketahui berinisial Nop (27) warga Kampung yang sama dengan korban hanya beda Dusun.

“Pelaku memepet dan memberhentikan korban sambil menodongkan senjata tajam,” jelas Kapolsek Seputih Surabaya, IPTU Y.Budi Santoso mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya SIK, Rabu (29/11/2022).

Menurut Kapolsek, karena merasa takut korban langsung tancap gas. namun pelaku tak begitu saja membiarkan korban yang lolos. Mantan anak Punk tersebut langsung menarik jilbab dan tas korban . Akibat tarikan pelaku, korban terjatuh dari sepeda motor.

“Melihat korban terjatuh dari motornya, pelaku langsung mengambil tas korban pada saat itu tas milik korban terlepas dari badan korban. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku langsung kabur,” ujarnya.

Adapun tas berwarna pink tersebut berisikan berisikan 1unit Hp Redmi 6A warna hitam, uang tunai sebesar Rp275.000,00, surat-surat perhiasan dan KTP.

Tak terima karena dirinya telah menjadi korban kejahatan jalanan (Street crime) korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Seputih Surabaya.

Polisi yang mendapatkan laporan dari korban langsung melakukan olah TKP dan menghimpun keterangan dari sejumlah warga. Hasilnya petugas berhasil mengidentifikasi pelaku. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian bila ditafsirkan dengan rupiah sekira Rp2 juta.

Petugas yang digunakan pimpin langsung oleh Kapolse Seputih Surabaya IPTU Y Budi Santoso, berhasil meringkus pelaku dirumahnya, Selasa (29/11/2022) sekitar Pukul 23.30 WIB.

“Kami mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangka sedang berada di rumah, saat itu juga dilakukan penangkapan,” kata Kapolsek.

Saat ini tersangka dan barang-bukti diamankan di Mapolsek Seputih Surabaya guna pengembangan lebih lanjut. 365 KUHPidana dengan ancaman diatas 7 tahun penjara. (Gunawan)

Comment here