LAMPUNG TENGAH – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memiliki komitmen untuk meningkatkan pembangunan dibidang keagamaan.
Selain itu, kedepan Pemprov juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan para Guru Ngaji, Marbot Masjid, dan lainya.
Hal itu diungkapkan Gubernur, saat mengikuti Pengajian Akbar Akhir Tahun 2022 di Lapangan Dono Arum Kecamatan Seputih Agung, bersama Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, Senin (19/12/2022).
Dalam acara pengajian yang mengundang Ustad Wjayanyo dari Jakarta tersebut, juga di hadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah dari Provinsi dan Kabupaten, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Forkopimda, Wakil Bupati, Sekda Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Lampung Tengah, Camat, Kepala Kampung serta Ribuan Masyarakat Lampung Tengah, pengajian yang dihadiri oleh Ustad Wijayanto dari Jakarta.
Gubernur Arinal Djunaidi menyatakan, pengajian akbar akhir tahun tersebut memiliki peranan penting sebagai momentum dan sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Ini sekaligus dijadikan motivasi, semangat untuk meningkatkan akidah islamiyah, ” ujarnya.
Gubernur menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung sendiri memiliki komitmen untuk meningkatkan pembangunan dibidang keagamaan.
“Juga tmemperkuat kerukunan hidup antar umat beragama dan menjadikan rumah ibadah dan pondok pesantren sebagai pusat informasi dan pendidikan keagamaan,” ujarnya.
Arinal mengatakan Pemprov, kedepan akan lebih meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji, Marbot Masjid dan lainya.
Sementara Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan Pengajian ini memiliki peranan penting sebagai momentum dan sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Muda Ahmad, menjelaskan pengajian tersebut dilaksanakan juga dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi dan mendekatkan diri antara Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dengan lapisan masyarakat.
Musa Ahmad meminta kepada semua elemen masyarakat supaya tetap menjaga kerukunan, keamanan dan ketenteraman.
“Karena kerukunan dan kebersamaan sebagai modal utama dalam menjaga serta meningkatkan pembangunan, ” ujarnya. (Gunawan)












