PNS Pringsewu yang Sempat Hilang, Diduga Mengidap Fugue Disosiatif

LAMPUNG TENGAH –  I Gede Made Adi Rinata Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu yang laporkan  hilang 20 selama hari dan ditemukan beberapa waktu lalu di Jakarta, penuhi panggilan Unit PPA , Sat Reskrim Polres Lampung Tengah (Lamteng), Senin (30/01/2023).

I Gede Made Adi Rinata datang ke Polres Lamteng bersama istri dan didampingi anggota DPRD Provinsi Lampung, I Made Suarjaya.

PNS di Dinas Lingkungan Hidup Pringsewu tersebut langsung memasuki ruangan unit PPA Polres Lampung Tengah, seorang diri untuk menjalani pemeriksaan.

Menurut Kasat Reskrim  AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Lampung Tengah, panggilan kepada I Gede Made Adi Arinata untuk dimintai keterangan seputar peristiwa yang terjadi pada dirinya.

“Tujuannya untuk memastikan kronologi dan kondisi yang bersangkutan secara langsung, berdasarkan laporan kehilangan yang dibuat pihak keluarga, ” jelasnya.

Kasat Reskrim mengatakan, I Gede Made Adi Rinata dilaporkan hilang oleh istrinya Ni Sayu Ketut Dewi Vitasari dalam perjalanan pulang dari Pringsewu menuju Seputih Raman, Lamteng  (05/01/2023) lalu

“Hari ini polisi baru memanggil I Gede Made Adi Rinata dan ditangani oleh unit PPA Polres Lampung Tengah, karena pada saat awal ditemukan dirinya mengaku hilang ingatan. Oleh karenanya, kepolisian memberikan waktu tenggang untuk pemulihan, ” ujarnya.

Semantara Kepala Unit PPA Polres Lampung Tengah, Ipda Etty Metriyani mengatakan, berdasarkan pemeriksaan oleh Psikiater, I Gede Made Adi Rinata dinyatakan mengidap gangguan ingatan (Fugue Disosiatif).

Menurut IPDA Etty, hal itu dibuktikan dengan surat hasil pemeriksaan psikis yang disertakan dalam pemeriksaan.

“Gangguan ingatan tersebut yang menjadi penyebab, ditemukannya Made di Jakarta. Namun,  pasti ada pemicu kenapa I Gede Made mengalami Fugue Disosiatif.

Etty menyatakan apapun pemicunya, diharapkan ada perhatian lebih dari pihak keluarga sampai dirinya (Made) kembali pulih.

“Selebihnya, dari kasus ini tidak ditemukan unsur kriminal. Sebab, kondisi Made saat ditemukan baik-baik saja, dan tidak ada harta benda yang hilang, ” tegasnya.

Oleh karenanya, pihak kepolisian menghimbau supaya adanya keterbukaan antara keluarga dengan PNS di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu tersebut.

“Made mengaku dirinya adalah introvert dan jarang melakukan interaksi (ngobrol), pihak keluarga sebaiknya lebih perhatian kepadanya,” kata Etty.

Sesangkan I Made Suarjaya mewakili keluarga I Gede Made Adi Rinata mengatakan, kondisi PNS tersebut saat ini semakin membaik.

“Setelah konsultasi dengan psikiater, ada perubahan yang signifikan.Kondisinya kian membaik dan kini Made bersedia penuhi panggilan kepolisian, ” katanya.

Anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut berharap ingatan I Gede Made Adi Rinata semakin membaik. “Semoga ingatan I Gede Made Adi Rinata pulih sepenuhnya dan bisa beraktivitas seperti biasa dan kembali bekerja, ” pungkasnya. (Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *