TULANGBAWANG BARAT-Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar pelatihan khotib, Rabu (12/6/2024).
Selain pelatihan, DMI Tubaba juga melakukan pelantikan pengurus DMI kecamatan yang ada di daerah tersebut.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tubaba, Novriwan Jaya beserta beberapa pejabat teras Pemkab Tubaba lainnya.
Kepada wartawan, Ketua DMI Tubaba Nurkholis Majid mengatakan, tema pelatihan khotib kali adalah pentingnya berzakat dan urgensinya berkurban.
Agar para khotib nantinya bisa menyampaikan khotbah kepada jamaah bukan hanya sekedar ketaqwaan. Akan tetapi tentang pentingnya membayar zakat.
” Ada 105 peserta yang mewakili ratusan masjid di Tubaba. Kami mencari tiga naskah khotbah terbaik yang akan diberikan penghargaan. Dan naskah khotbah itu akan dibukukan untuk disebar luaskan,” kata Nurkholis.
Saat ini, lanjut Nurkholis, DMI Tubaba ingin menciptakan suasana baru di masjid. Yakni, masjid bukan sekedar sarana ibadah. Namun, juga sebagai tempat edukasi religi, peningkatan ekonomi.
” Bagaimana masjid di Tubaba bisa multifungsi. Masjid juga tempat mengentaskan kemiskinan dan kebodohan,” kata dia.
Sementara itu, Sekdakab Tubaba, Novriwan Jaya mengatakan, DMI mesti menjadi garda terdepan dalam menjamin fungsi masjid sebagai sarana yang multi guna.
Oleh karenanya, kata Sekda, pengurus DMI kecamatan harus berkeliling di setiap masjid pada saat ibadah sholat jumat.
” Setiap sholat jumat mesti keliling masjid. Karena fungsi DMI menjamin fungsi masjid berjalan’ sebagai kajian ilmu, ilmu budaya dan fungsi sebagai kebangkitan ekonomi umat,” kata Novriwan.
Terpisah, Ketua Baznas Tubaba, Purwanto mengatakan, dengan adanya kegiatan tersebut bisa menambah wawasan dan semangat masyarakat muslim di Tubaba dalam berzakat. (Jim)












