TULANGBAWANG BARAT-menjelang semakit dekatnya hari H pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Badan Pengawas Pemilu (Baswalu) Kabupaten memperketat pengawasan.
Ketua Bawaslu Tubaba, Agus Tomi mengatakan, pelaksanaan Pilkada akan dilaksanakan kurang lebih dua minggu yang akan datang. Tepatnya pada tanggal 27 November 2024.
Menurut Agus Tomi, pihaknya telah melakukan beberapa upaya dalam rangka menjaga kondusifitas Pilkada serentak yang Jujur dan Adil (Jurdil).
Mengingat, potensi pelanggaran Pilkada akan semakin riskan terjadinya pada detik-detik hari terakhir.
Diantaranya yakni melakukan rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) serta beberapa program diantaranya adalah patroli pengawasan Pilkada.
“Sampai tingkatan RT pun Bawaslu mesti sudah mengetahui informasi mengenai Pilkada,” kata Agus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/11/2024).
Berdasarkan hasil pengawasan, lanjut Agus terdapat beberapa perihal terkait pelanggaran Pilkada yang telah ditemukan Bawaslu Tubaba.
Diantaranya terkait netralitas ASN dan netralitas aparatur tiyuh.
Menurutnya terkait pelanggaran netralitas ASN, pihak telah melakukan pemrosesan terkait salah satu ASN yang dilakukan melakukan tindakkan netralitas ASN.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pihaknya telah mengembalikan dugaan tersebut kepada pejabat pembina kepegawaian melalui Inspektorat.
” Tidak termasuk ke pelanggaran pidana, karena bukan kampanye aktif. Tapi tindakannya atau gerak tubuhnya menyasar ke arah yang tidak netral. Untuk itu kami kembalikan kepada pejabat pembina kepegawaian,” kata Agus.
Untuk dugaan pelanggaran aparatur tiyuh, pihaknya sedang melakukan verifikasi informasi dan dengan menguji kebenaran informasi tersebut.
” Karena buktinya hanya berupa foto yang beredar, jadi kami sedang melakukan verifikasi informasi secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Jim)












