TULANGBAWANG BARAT-Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menyatakan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sampai awal bulan Desember sudah mencapai 72 persen.
Kabid Perbendaharaan BKAD Tubaba, Tara Isabela mengatakan, serapan APBD akan tersebut akan terus bertambah hingga di penghujung tahun 2024.
” Sampai tanggal 31 Desember 2024 kita masih bekerja hingga pukul 00.00,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/12/2024).
Tara menguraikan jumlah global APBD Tahun anggaran 2024 mencapai angka Rp987.433.719.
Adapun besaran yang sudah terserap sebanyak 72 persen yakni mencapai angka Rp696.886.542.171.
” BKAD Tubaba sampai hari ini sedang memproses pencairan dana media melalui Dinas Kominfo, honor pengelola keuangan dan imbal jasa tenaga kerja non ASN,” kata dia.
Tara menjelaskan, beberapa item anggaran yang belum dicairkan yakni, salah satunya penghasilan tetap (Siltap) aparatur tiyuh (desa) bulan November dan Desember.
Siltap November Desember.
“Kami akan mencairkan dana Siltap selama dua bulan dengan mempertimbangkan kas daerah yang tersedia,” jelasnya.
Selain Siltap, beberapa item anggaran lainnya yaitu sertifikasi guru dan tambahan penghasilan (Tapsil) guru non sertifikasi pada triwulan keempat yang besarannya memcapai angka Rp10 miliar.
Kemudian, tambahan pengahasilan (TP) ASN bulan Desember dan pembayaran langsung pihak ketiga Dinas PUPR Tubaba.
Menurut Tara, pihaknya optimis serapan anggaran di Kabupaten Tubaba bisa terlaksana sesuai harapan.
Untuk itu, semua staf aparatur di Bidang Perbendaharaan BKAD Tubaba bekerja intens dan optimal.
“Semua insyaallah akan terbayarkan, apabila terdapat Sumber-sumber pendapatan daerah seperti Dana Bagi Hasil (DBH) provinsi dan sebagainya yang masuk ke Kasda Tubaba,” Pungkasnya. (Jim)












