Wakil Bupati Agus Suranto Resmikan Launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pekon Teba di Kecamatan Kota Agung Timur

TANGGAMUS – Penuhi kebutuhan gizi anak dan cegah stunting kegiatan ini diselenggarakan di kecamatan Kotaagung Timur kabupaten Tanggamus, kesatuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) makan bergizi gratis (MBG) berada pekon Teba siap untuk distribusi pangan bergizi ke anak sekolah, maupun ibu hamil dan menyusui serta balita.

Ketua SPPG Teba Ayu Fatmawati dalam kesempatan lounching SPPG mengatakan, bahwa SPPG setempat sebelumnya telah mempersiapkan mulai dari struktur fisik bangunan, 47 relawan yang sudah di cek kesehatan dan dipastikan tidak memiliki penyakit menular, Saat melakukan pelatihan penjaja makanan, dan juga pemeriksaan lingkungan, pengujian kualitas air dan sertifikat halal.

Sementara itu untuk pemasok pangan, seperti bahan pangan kering yang sudah disuplai dari koperasi Kodim 0424 Tanggamus, pasokan hewani disuplai dari Kotaagung, sementara untuk sayur dan buah segar berasal dari wilayah kecamatan Gisting.

“Artinya sebelum melakukan mendistribusikan, segala hal yg tersebut kami juga sudah persiapkan secara matang, agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari,” katanya. Senin 13/10/25.

Adapun untuk sasaran penerima manfaat dari SPPG Teba jelas Ayu yakni, pemenuhan gizi dari sejumlah 29 sekolah yang meliputi PAUD/TK, SD, SMP, SMA, SLB dan pondok pesantren yang ada di berjumlah 11 pekon dari Se-kecamatan Kotaagung Timur.

“Setiap hari SPPG beroperasi sesuai dengan pembagian wilayah kerja di kecamatan. Dan untuk giat lounching pada hari ini didistribusikan sebanyak 1640 paket lengkap pangan bergizi,” jelas dia.

Sementara, itu Wakil Bupati Tanggamus yang lansung hadiri dalam lounching mengatakan, untuk sampai saat ini ada sekitar berjumpa 18 unit SPPG MBG yang telah berdiri dan juga beroperasi di kabupaten Tanggamus.

“Dari sini kita dapat memastikan, bahwa program dari bapak Presiden RI Prabowo Subianto Alhamdulillah sudah berjalan dan bertahap di kabupaten bumi begawi jejama,” katanya.

Dengan adanya program SPPG MBG yang merupakan salah satu bentuk amanat program nasional kata wabup, dapat menjadi solusi dalam rangka mewujudkan generasi emas tahun 2045 serta Penenurunan stunting di kabupaten Tanggamus.

“Disini saya minta, kepada seluruh pengelola SPPG MBG, agar lebih selektif dalam melakukan pengawasan, mulai dalam hal cek kondisi tempat kerja dan fasilitas memasak serta, cek kebersihan dari air dan pangan.Ia juga berharap agar jangan sampai kejadian yang tidak kita inginkan seperti yang lagi marak ada di berita-berita tentang SPPG tidak terjadi lagi khusus di kabupaten Tanggamus,” pinta Agus. (Bowo/rls)