Penantian Belasan Tahun Tuntas: Bupati Tanggamus Serahkan SK kepada 4.193 PPPK Paruh Waktu

TANGGAMUS — Momen sejarah penantian belasan tahun ribuan para tenaga honorer di Kabupaten Tanggamus akhirnya menjadi sebuah harapan.

 

Di awali tahun 2026 ini Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi Secara resmi mengukuhkan 4.193 pegawai menjadi PPPK paruh waktu formasi di tahun 2025. Ini sebuah seremoni yang bukan sekadar urusan administrasi, melainkan pemulihan martabat bagi para pengabdi daerah.

 

Pengangkatan besar-besaran kali ini menyasar ada tiga sektor krusial yang selama ini menjadi mesin tempur penggerak pelayanan publik di Tanggamus

 

Untuk tenaga teknis itu sebanyak 2.776 (Dominasi utama penggerak birokrasi) sedangkan tenaga guru sejumlah 953 orang, garda terdepan untuk menempuh pendidikan dan tenaga kesehatan terdiri dari 464 orang, Benteng pertahanan pelayanan kesehatan bagi masyarakat

 

Sementara itu dalam sambutan Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi menunjukkan kejujuran politik yang jarang terjadi. Ia juga secara transparan mengakui dengan adanya tantangan finansial daerah yang sering mempengaruhi tingkat kesejahteraan saat ini. Namun dengan adanya keterbatasan itu tidak di jadikan alasan untuk kompromi terhadap integritas.

 

“ASN sejati itu tidak diukur dari senyum masyarakat tetapi harus dilayani, bukan sekadar angka di atas kertas gaji,” tegas Saleh, dilapangan Pemkab Tanggamus, Jumat (2/1/2025).

 

Ia juga menekankan Budaya Kerja Jalan Lurus itu nilai BerAKHLAK sebagai kompas moral bagi para abdi negara baru tersebut.

 

Bupati juga menitipkan pesan keras terkait tiga hal, antara lain narkoba, korupsi, dan adaptasi teknologi. Di era digital, para pegawai dituntut bekerja melampaui batas kewajaran untuk mengejar ketertinggalan daerah.

 

Hari ini, pengakatan PPPK sejumlah 4.193 terdiri dari putra-putri daerah pulang dengan SK di tangan. Bagi mereka, ini adalah semangat baru, sebuah kepastian status yang dibayar dengan kesabaran panjang di Bumi Begawi Jejama. (*)