Tingkatkan Produktivitas, Pemkab Tanggamus Dorong Replanting Kakao dengan Bibit Varietas Premium

TANGGAMUS – Dorong sinergi kelompok tani dan Mitra usaha, pada sektor perkebunan kakao varietas unggulan, Pemkab Tanggamus, kali ini Pemda tanggamus meluncurkan tanaman perdana yang secara langsung pusatkan berada di Kecamatan Bulok.

Bupati Tanggamus HM Saleh Asnawi dalam kesempatan tanam perdana di pekon Suka agung menyampaikan, bahwa kakao clone unggul varietas kakao Indonesia seleksi (ISC-01) dan Sulawesi kakao clone (SCC) merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan strategi transportasi kakao nasional.

“Dua jenis kakao ini, yang dikembangkan untuk dapat menghasilkan buah kakao dan biji yang sangat berkualitas premium pastinya yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kakao biasa pada umumnya. Varitas ini memiliki keunggulan yang lebih baik dan lebih tahan terhadap serangan hama penyakit tanaman kakao pada umumnya,” ujarnya. Kamis (22/1/2025)

Pelaksanaan kegiatan tanam ini juga, merupakan langkah strategis dalam upaya rehabilitasi kebun kakao rakyat serta untuk peningkatan produktivitas dan pendapatan pertumbuhan perekonomian bagi para petani. Varietas unggul tersebut dapat dinilai memiliki potensi hasil lebih tinggi dan mampu menjadi solusi pengembangan kakao berkelanjutan di Kabupaten Tanggamus.

“Kami mempunyai komitmen untuk terus mendorong sinergi dengan mitra usaha dan kelompok tani guna. Dengan artian, pemkab siap membantu mulai dari ketersediaan bibit, pupuk, petugas penyuluh di lapangan dan mencoba membantu mencarikan solusi penjualan kakao agar masuk pasar yang lebih bersaing di luar daerah,” jelas Bupati.

Dalam hal pengembangan juga kata Saleh, kakao varietas ini, merupakan hasil kerjasama antara badan riset dan inovasi Indonesia (BRIN) dan PT Mars, yang bertujuan mengembalikan kejayaan buah kakao Tanggamus. Berdasarkan data, jika kabupaten Tanggamus menjadi salah satu daerah sentral produksi utama yang memiliki lahan kakao paling luas di Lampung dengan hampir tersebar di seluruh Kecamatan di Tanggamus.

“Lounching perdana ini jadi awal harapan baru, agar kedepannya petani kakao di Tanggamus jadi semakin semangat kembali untuk mengembangkan varitas kakao jenis ini. Dengan tujuan tidak lain, agar para petani kakao semakin sejahtera di masa mendatang,” harapan Saleh. (*)